Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2020 | 08.19 WIB

Barack Obama Dukung Joe Biden Jadi Presiden AS

Barack Obama. - Image

Barack Obama.

JawaPos.com - Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama pada Selasa (14/4) mengatakan bahwa dia mendukung Joe Biden, mantan wakilnya ketika menjabat, untuk melaju ke Gedung Putih.

Dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, Obama berbicara tentang kepemimpinan Biden, yang menurutnya sesuai dengan Gedung Putih. "Itulah mengapa saya begitu bangga mendukung Joe Biden untuk menjadi presiden AS," kata Obama.

"Memilih Joe sebagai wakil presiden merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat, dan dia menjadi teman baik saya," ujar Obama seperti dilansir Antara dari Xinhua. "Saya juga yakin Joe memiliki semua karakteristik yang kita butuhkan dalam diri seorang presiden saat ini,’’ imbuhnya.

Biden, yang me-retweetvideo tersebut, mengatakan bahwa dukungan Obama sangat berarti baginya. "Kami akan melanjutkan kemajuan yang kita buat bersama, dan tidak ada orang lain yang saya inginkan untuk berdiri di samping saya," kata mantan wakil presiden AS itu.

Pekan lalu, Biden menjadi calon presiden dugaan dari Partai Demokrat setelah rivalnya, Senator AS Bernie Sanders, menghentikan kampanyenya. Sanders, yang sebelumnya mengampanyekan kebijakan progresif, menyatakan dukungan kepada Biden, veteran politik yang moderat, pada Senin (13/4).

Dalam video yang dirilis pada Selasa itu, Obama tidak menyebutkan Petahana Presiden AS Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik, tetapi sempat menyinggung cara pemerintah AS menangani wabah korona yang sedang melanda negara tersebut.

"Pandemi memiliki cara untuk menembus kebisingan dan kehebohan guna mengingatkan kita tentang hal-hal yang nyata dan penting," tuturnya. "(Pandemi) ini mengingatkan kita bahwa pemerintahan yang baik, serta fakta dan ilmu pengetahuan sangatlah penting, aturan hukum juga penting, dan memiliki pemimpin yang berwawasan dan jujur, serta berupaya menyatukan rakyat, alih-alih memecah belah mereka, pemimpin seperti itu juga penting," imbuhnya.

Brad Parscale, manajer kampanye pencalonan kembali Trump, membalas dengan pernyataan yang berbunyi, "Biden adalah satu-satunya kandidat yang tersisa di Demokrat, Obama tidak punya pilihan selain mendukungnya," kata Parscale.

Pemilihan pendahuluan untuk pemilihan presiden (pilpres) AS 2020 belum rampung karena banyak negara bagian menunda pemungutan suara akibat pandemi korona. Pilpres tersebut diprediksi akan menjadi ajang pertarungan antara Biden dan Trump.

Komite Nasional Demokrat menunda konvensi pencalonan presiden partainya di Milwaukee, Wisconsin, sampai 17 Agustus, sepekan sebelum konvensi Partai Republik yang dijadwalkan pada 24-27 Agustus di Charlotte, Carolina Utara. Pilpres AS 2020 dijadwalkan digelar pada 3 November mendatang. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore