Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Mei 2021 | 00.48 WIB

Pedoman Baru CDC AS Soal Masker Bikin Permintaan Lisptik Meningkat

ILUSTRASI. Bicara soal lipstik, tentu perlu diperhatikan juga teksturnya, disamping pilihan warna yang cantik. (make over) - Image

ILUSTRASI. Bicara soal lipstik, tentu perlu diperhatikan juga teksturnya, disamping pilihan warna yang cantik. (make over)

JawaPos.com - Penggunaan masker selama pandemi seperti dilansir Waaytv.com telah membuat penjualan listik pada tahun lalu menurun. Namun, saat ini permintaan kosmetik pokok, terutama lipstik, mulai meningkat di Amerika Serikat. Itu berkat vaksinasi Covid-19 yang masif dan interaksi sosial yang mulai dilonggarkan.

Selain itu, adanya pedoman baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat soal penggunaan masker turut berpengaruh besar. Seperti diketahui, CDC AS mengizinkan warga yang sudah divaksin Covid-19 dosis penuh untuk tidak memakai masker. Namun, tetap ada sejumlah kriteria mengenai peraturan tersebut.

Orang sudah melampaui dua pekan setelah suntikan dosis kedua vaksin Covid-19. Mereka boleh tidak memakai masker saat berada di tengah keramaian di luar ruangan dan sebagian besar lokasi di dalam ruangan.

Menurut angka terbaru dari firma riset pasar IRI, yang melacak data titik penjualan di pengecer, penjualan lipstik mencapai USD 34,2 juta dalam empat minggu yang berakhir 18 April. Angka itu naik lebih dari 80 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: CDC AS: Penerima Vaksin Lengkap Tak Perlu Pakai Masker di Luar Ruangan

Walmart, pengecer terbesar di AS, mengatakan kepada CNN Business melalui email bahwa lipstik adalah yang berkinerja terbaik di semua segmen kosmetik, dan bahwa penjualan lipstik menonjol dalam kuartal terakhir yang berakhir pada 30 April.

Pengecer tersebut mengatakan pembeli menunjukkan preferensi yang kuat untuk pakaian panjang dan lipstik anti noda yang tidak mudah terkelupas di dalam masker. Baru-baru ini, Walmart mengatakan pelanggan mendapatkan warna-warna cerah seperti ungu atau biru, serta cokelat trendi, yang disebut sebagai kesempatan bagi pelanggan untuk mengekspresikan keunikan.

Perubahan baru-baru ini soal pemakaian masker juga bisa menguntungkan perusahaan. CDC AS mengatakan pekan lalu bahwa orang yang divaksinasi penuh tidak harus memakai masker atau mempraktikkan jarak sosial di dalam atau di luar ruangan, kecuali saat berada di tempat perawatan kesehatan, di transportasi umum, di sekolah, atau di area lain di mana pemerintah mewajibkan masker.

Salah satu perusahaan kosmetik besar telah mengantisipasi peningkatan permintaan penggunaan riasan wajah.

"Kami telah mempersiapkan peningkatan permintaan make-up ini selama enam bulan terakhir," kata Sam Cheow, kepala global inovasi make-up, portofolio, dan pengembangan produk di The Estée Lauder Companies. Cheow mengatakan dia berharap melihat warna-warna cerah seperti oranye, merah muda cerah, magenta, dan ungu di bibir perempuan jelang musim panas.

Lantaran tidak semua lipstik dibuat sama, Cheow mengatakan tekstur lipstik yang paling dominan muncul adalah lipstik satin. "Lipstik satin seolah 'meledak' saat kita berbicara," sebutnya menyinggung corak warna pekat dengan cakupan tinggi dengan sedikit kilau.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore