
Cadar dilarang digunakan di sejumlah negara
JawaPos.com - Seorang politisi Australia membuat gempar karena mengenakan burka atau cadar di parlemen. Pauline Hanson dikecam karena melakukan aksi yang dinilai mengerikan karena mengenakan cadar yang ditentang di Australia.
Politisi pemimpin partai One Nation Party yang dikenal kontroversial, Pauline Hanson mendapat banyak cibiran saat menghadiri ruang Senat dengan pakaian serba hitam yang menutup seluruh bagian tubuh kecuali mataanya. Banyak yang dibuat terkejut atas aksinya tersebut.
Saat itu burka atau sejenis cadar memang masih dilarang di Australia. Hanson merupakan sosok terkenal selama tahun 90-an setelah mengklaim bahwa Australia berisiko dibanjiri oleh para migran Asia.
Hanson mengatakan, ia telah mempertimbangkan untuk menggunakan burka ke luar rumah selama berbulan-bulan dan rasanya tidak nyaman. "Saya merasa terputus dari dunia," katanya seperti dilansir The Telegraph beberapa waktu lalu.
Koalisi dan oposisi menolak seruan untuk melarang burka. Namun beberapa negara telah memperkenalkan undang-undang kontroversial, Swiss bahkan mulai memberlakukan larangan mengenakan burka pada Juli 2016.
Perempuan yang mengenakan burka atau cadar di Swiss akan dikenakan denda hampir sebesar 10 ribu Euro. Terkait penggunaan cadar, di Inggris lewat Partai United Kingdom Independence Party (UKIP) juga menginginkan larangan penggunaan cadar.
Selain Australia, penggunaan burka atau cadar juga dilarang di beberapa negara beserta dendanya. Perancis, Belgia, Belanda, Italia, Spanyol, Chad, Kamerun, Nigeria, Kongo, Turki, dan Switzerland.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
