
Suasana haru sang ibu melepas puterinya, Claudia Gomez, yang menjadi korban penembakan.
JawaPos.com - Kasus penembakan di Texas selatan 23 Mei lalu menewaskan seorang gadis berusia 20 tahun asal Guatemala. Perempuan bernama Claudia Gomez itu ditembak seorang petugas patroli di Texas selatan.
Dalam pernyataan sebelumnya, pihak Patroli Perbatasan mengatakan bahwa saat itu para migran termasuk Gomez telah menyerang petugas dengan benda-benda tumpul. Karena itu petugas merasa terdesak sehingga mengeluarkan tembakan.
Jenazah Gomez dipulangkan ke kota kelahirannya di San Juan Ostuncalco, Guatemala Barat pada Kamis (31/5) lalu. Pada Sabtu (2/6) kemarin, ratusan pelayat berkumpul di sebuah kota di Guatemala untuk memberi penghormatan terakhir serta mengucapkan selamat tinggal kepada Gomez.
Para pelayat yang menggunakan pakaian tradisional dan membawa karangan bunga bersama keluarganya itu ikut mengantar jasad Gomez ke peristirahatan terakhir diiringi guyuran hujan. Mereka mengaku prihatin dan tak percaya atas apa yang dialami Gomez.
Maria Ventura, ibu rumah tangga berusia 40 tahun mengatakan, Gomez merupakan orang yang baik. Dia ikut ke pemakaman untuk memberi dukungan secara moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Saya ingin tahu siapa yang membunuh anak saya dan melihatnya di depan saya," kata ibu Gomez, Gilberto Gomez setelah pemakaman puterinya, seperti dilansir Reuters, Minggu (3/6).
Para pelayat kemudian meminta keadilan dan peningkatan keamanan untuk para imigran di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa dia berencana membangun tembok di sepanjang perbatasan selatan AS dengan Meksiko.
Namun dalam beberapa bulan setelah Trump menjabat sebagai Presiden AS, jumlah penangkapan migran di sepanjang perbatasan AS-Meksiko dan perbatasan selatan Meksiko dengan Guatemala sempat mengalami penurunan namun kembali melonjak.
Menurut data dari Lembaga Migrasi Meksiko, deportasi penduduk Guatemala turun dalam tiga bulan pertama pada 2017 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun jumlah mereka kembali melambung sebanyak 13.200 pada kuartal pertama 2018 yang jumlahnya hampir menyaingi tingkat deportasi pada 2016.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
