
Direktur Pelaksana Dubai Knowledge Park sekaligus Presiden Institut Desain dan Inovasi Dubai, Abdullah.
JawaPos.com - Ada kabar baik dari Pemerintah Uni Emirates Arab (UEA). Hal ini mengenai visa jangka panjang yang dinilai akan memiliki dampak positif. Tujuannya tidak lain adalah untuk menarik minat para pelajar dan mahasiswa asing.
Saat ini mahasiswa yang menuntut ilmu sementara di UEA mengantongi visa yang disponsori universitas mereka masing-masing. Ini hanya berlaku selama mereka masih terdaftar menjadi mahasiswa.
Namun, visa tersebut otomatis tidak berlaku setelah mereka lulus. Artinya, mereka harus mencari sponsor visa lainnya jika ingin melanjutkan pendidikan atau pekerjaan untuk tinggal di negara-negara UEA.
Untuk itu, Kabinet UEA mengumumkan mengenai sistem visa baru untuk jangka panjang bagi para pelajar maupun mahasiswa. Rincian mengenai sistem baru akan diumumkan pada beberapa waktu mendatang. Pemerintah masih melakukan sosialisasi hingga peraturan visa baru tersebut dipahami sebelum akhirnya benar-benar direalisasikan.
Direktur Pelaksana Dubai International Academic City (DIAC) Mohammad Abdullah mengatakan, visa tinggal lima tahun bagi siswa akan membawa rasa aman dan stabilitas bagi para pelajar dan keluarga mereka. Selain itu, para siswa luar biasa akan diberikan visa tinggal selama 10 tahun.
Dalam penjelasan rincian visa, Abdullah yang juga merupakan Direktur Pelaksana Dubai Knowledge Park sekaligus Presiden Institut Desain dan Inovasi Dubai menguraikan manfaat sistem visa baru termasuk aspek sosial di dalamnya. Menurutnya, keuntungan utama dari visa tersbeut adalah memberikan jaminan aman yang stabil bagi para siswa, sehingga tidak perlu merasa khawatir. Meski tinggal bersama orang tua, visa baru akan tetap diberlakukan untuk menanamkan nilai mandiri. Sebab, setelah lulus, para pelajar akan mengurus visa untuk tinggalnya sendiri.
Seperti dilansir Gulf News, Minggu (27/5), banyak siswa asing yang lulus dari universitas dalam empat tahun. Sistem visa baru nantinya akan diberikan kepada para lulusan tersebut untuk tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama di UEA.
"Putera-puterimu telah tinggal bersama kalian selama sekolah di sini kemudian melanjutkan ke universitas. Hal tersebut tidak masuk akal bagi mereka jika langsung pergi setelah lulus. Mereka harus mendapatkan visa baru untuk menjamin mereka tetap bersama keluarga jika mengambil pendidikan lanjut atau melamar pekerjaan," ungkap Abdullah.
Abdullah belum menunjukkan rincian sistem visa baru. Namun, dia berharap bahwa perubahan tersebut dapat berdampak positif pada sektor pendidikan dan pekerjaan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
