
Putra Osama Bin Laden, Hamza Bin Laden menyerukan perlawanan terhadap MBS
JawaPos.com - Pewaris tahta Al-Qaeda, Hamza Bin Laden mengunggah sebuah video yang berisi ajakannya untuk melawan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman. Seperti dilansir Dailymail pada Kamis, (5/4), Hamza Bin Laden menilai penguasa Saudi yang baru itu terlalu mesra dengan negara-negara barat.
Mulai dari kunjungan MBS ke Amerika Serikat dan setelah Washington menyetujui kontrak pertahanan dengan Kerajaan Arab Saudi dengan total lebih dari USD 1 miliar. Awal pekan ini, MBS juga memicu ketegangan dengan Iran dengan mengatakan, orang Israel berhak untuk hidup damai di tanah mereka sendiri.
Dalam videonya juga, Hamza Bin Laden membahas pertemuan antara Ibn Saud, ayah dari raja Saudi saat ini yang melakukan pertemuan dengan Presiden AS Franklin Roosevelt pada 1945. Itulah pertama kalinya seorang Presiden AS bertemu dengan Raja Arab Saudi.
“Pertemuan Abd Al Aziz dengan Roosevelt tidak biasa, tetapi merupakan pertemuan yang berbahaya dan menentukan yang menyeret Umat Islam ke dalam bencana demi bencana. Ibn Saud setuju untuk mengizinkan kapal-kapal Amerika, dan menggunakan pelabuhan-pelabuhan tanah dua tempat suci sebagai pangkalan udara Amerika yang besar, dan menjadi wilayah bagi tentara Amerika untuk jangka waktu lima tahun,” ujar lelaki yang ditaksir masih berusia 28 tahun itu.
Dia juga mengulangi janji Al Qaeda untuk mendistribusikan kembali kekayaan negara di antara orang miskin dan yang membutuhkan dan yang layak.
Sampai saat itu, publik hanya melihat foto masa kecil Hamza, yang telah digunakan sebagai alat propaganda oleh Al Qaeda. Diyakini para militan belum merilis foto dirinya sebagai orang dewasa untuk keselamatannya sendiri.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah muncul sebagai pewaris tahta ayahnya dan menjadi anggota terkemuka organisasi teroris.
Pemuda ini, konon menyerukan serangan teroris di London, Washington dan Paris dalam pesan audio yang dirilis oleh Al Qaeda. Pada Januari tahun ini, dia secara resmi ditetapkan sebagai teroris oleh Amerika Serikat.
Departemen Luar Negeri AS menambahkan dia ke daftar teroris global setelah mengkonfirmasi bahwa dia mengikuti jejak ayahnya Osama Bin Laden untuk bergabung dengan Al Qaeda.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
