Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 April 2018 | 23.10 WIB

Putra Osama Bin Laden Serukan Perlawanan Terhadap Putra Mahkota Saudi

Putra Osama Bin Laden, Hamza Bin Laden menyerukan perlawanan terhadap MBS - Image

Putra Osama Bin Laden, Hamza Bin Laden menyerukan perlawanan terhadap MBS

JawaPos.com - Pewaris tahta Al-Qaeda, Hamza Bin Laden mengunggah sebuah video yang berisi ajakannya untuk melawan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman. Seperti dilansir Dailymail pada Kamis, (5/4), Hamza Bin Laden menilai penguasa Saudi yang baru itu terlalu mesra dengan negara-negara barat.


Mulai dari kunjungan MBS ke Amerika Serikat dan setelah Washington menyetujui kontrak pertahanan dengan Kerajaan Arab Saudi dengan total lebih dari USD 1 miliar. Awal pekan ini, MBS juga memicu ketegangan dengan Iran dengan mengatakan, orang Israel berhak untuk hidup damai di tanah mereka sendiri.


Dalam videonya juga, Hamza Bin Laden membahas pertemuan antara Ibn Saud, ayah dari raja Saudi saat ini yang melakukan pertemuan dengan Presiden AS Franklin Roosevelt pada 1945. Itulah pertama kalinya seorang Presiden AS bertemu dengan Raja Arab Saudi.


“Pertemuan Abd Al Aziz dengan Roosevelt tidak biasa, tetapi merupakan pertemuan yang berbahaya dan menentukan yang menyeret Umat Islam ke dalam bencana demi bencana. Ibn Saud setuju untuk mengizinkan kapal-kapal Amerika, dan menggunakan pelabuhan-pelabuhan tanah dua tempat suci sebagai pangkalan udara Amerika yang besar, dan menjadi wilayah bagi tentara Amerika untuk jangka waktu lima tahun,” ujar lelaki yang ditaksir masih berusia 28 tahun itu.


Dia juga mengulangi janji Al Qaeda untuk mendistribusikan kembali kekayaan negara di antara orang miskin dan yang membutuhkan dan yang layak.


Sampai saat itu, publik hanya melihat foto masa kecil Hamza, yang telah digunakan sebagai alat propaganda oleh Al Qaeda. Diyakini para militan belum merilis foto dirinya sebagai orang dewasa untuk keselamatannya sendiri.


Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah muncul sebagai pewaris tahta ayahnya dan menjadi anggota terkemuka organisasi teroris.


Pemuda ini, konon menyerukan serangan teroris di London, Washington dan Paris dalam pesan audio yang dirilis oleh Al Qaeda. Pada Januari tahun ini, dia secara resmi ditetapkan sebagai teroris oleh Amerika Serikat.


Departemen Luar Negeri AS menambahkan dia ke daftar teroris global setelah mengkonfirmasi bahwa dia mengikuti jejak ayahnya Osama Bin Laden untuk bergabung dengan Al Qaeda.



Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore