Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Oktober 2017 | 03.29 WIB

Dove Memohon Maaf karena Iklan Sabun Rasis

DIANGGAP RASIS: Salah seorang netizen memposting iklan Dove dan memberikan kritiknya. - Image

DIANGGAP RASIS: Salah seorang netizen memposting iklan Dove dan memberikan kritiknya.

JawaPos.com – Pekan ini Dove meminta maaf dan menyebutkan mereka sudah memberikan kesan yang salah terhadap perempuan kulit hitam. Permohonan maaf itu seiring dengan iklan sabun mandi Dove sepanjang tiga detik yang diposting di akun Facebook resmi mereka.


Dalam iklan yang dimulai dengan kalimat Ready for the Dove Shower? itu, menunjukkan gambar berulang dari seorang perempuan kulit hitam yang melepaskan t-shirt cokelat tua yang dikenakannya.


Setelah kausnya terangkat, perempuan kulit hitam itu berubah menjadi perempuan kulit putih.


Iklan tersebut pun menuai kritik. Masyarakat luas menyebutkan kalau Dove rasis terhadap warna kulit.
”Ini tidak mewakili keindahan dari keragaman yang merupakan sesuatu yang sangat disukai Dove dan merupakan inti dari kepercayaan kami. Ini seharusnya tidak terjadi,” ujar perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan resminya Minggu (8/10).


”Kami mohon maaf secara mendalam dan tulus atas kejadian ini. Kami tidak bermaksud menghina pihak siapa pun.”


Seorang yang melakukan protes adalah Naomi Blake. Blake yang merupakan pengusaha kecantikan berusia 29 tahun dan punya akun Instagram dengan banyak follower mengatakan bahwa dia sudah menghubungi perusahaan tersebut melalui Facebook untuk menyuarakan kekhawatirannya tentang iklan tersebut.


”Bagaimana bisa Anda melihat iklan sabun mandi seperti ini dan tidak menyadari (kalau itu rasis)? Sabun ini menggosok saya dan banyak orang dengan cara yang salah,” kata Blake. ”Apa yang akan Anda ceritakan pada gadis kecil kulit hitam yang menonton ini?” sambungnya. Dove sendiri langsung mencabut iklan tersebut dan mengajukan permintaan maaf di Twitter.


Ini bukan kali pertama iklan Dove bikin meradang. Pada 2011, sebuah iklan sabun Dove dituduh rasis karena mengambarkan tiga perempuan dari warna kulit yang paling terang sampai yang paling gelap. Di setiap perempuan itu tertulis kata sebelum dan sesudah yang dimaksudkan untuk mengindikasikan kekeringan kulit.(*)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore