
BELA DIRI: Mendiang Presiden Iraq Saddam Hussein saat persidangan di Green Zone, Baghdad, Iraq, 5 April 2006.
JawaPos.com – Mantan Presiden Iraq Saddam Hussein menjalani hukuman mati pada 2006 setelah invasi Amerika Serikat (AS) ke Iraq. Namun, cerita mengenai pemimpin ditaktor di negeri mayoritas Muslim itu masih menarik untuk dinikmati.
Banyak buku yang sudah ditulis mengenai Saddam Hussein. Di antara buku-buku tersebut, ada karya Will Bardenwerper. Buku terbarunya The Prisoner in His Palace: Saddam Hussein, His American Guards, and What History Leaves Unsaid, mengisahkan mengenai hari-hari terakhir Saddam di penjara sebelum dihukum mati. Banyak hal-hal tidak terduga mengenai Saddam.
Dalam buku tersebut ditulis kalau Saddam menghabiskan waktu terakhirnya dengan banyak makan kue muffin, mendengarkan lagu penyanyi asal AS Mary J Blige di radio, dan berkebun di penjara Baghdad. Seorang penjaga penjara Saddam mengatakan kalau Saddam punya tangan dingin untuk urusan berkebun. ”Dia suka mendengarkan radio dan mengganti-ganti gelombangnya. Nanti, kalau ada lagunya Mary J Blige, dia akan mengencangkan volumenya,” kata penjaga itu.
Ditambahkan para penjaga yang diwawancarai Bardenwerper, suara tertawa Saddam sangat kencang dan mirip dengan karakter The Count dari serial TV Sesame Street. ”Dia juga suka naik sepeda statis untuk berolahraga. Sepeda itu bahkan dikasih nama Pony,” sambungnya.
Ditulis Bardenwerper, Saddam suka menghabiskan waktunya di dalam penjara dan duduk sambil menulis sesuatu. Terkadang, dia akan mengajak penjaga mengobrol dan mendengarkan cerita-cerita mereka mengenai keluarga masing-masing.
Suatu ketika Saddam bercerita kalau dia pernah marah berat dengan salah seorang anak lelakinya, Uday. Uday yang punya masalah emosional tingkat tinggi pernah marah di salah satu pesta dan menembaki para undangan. Dalam kejadian itu, Uday membunuh beberapa orang termasuk adik Saddam sendiri. ”Saya sangat-sangat marah dengannya sampai-sampai saya membakar semua mobilnya,” kata Saddam kepada penjaga penjara yang sebagian besar adalah tentara AS.
Mobil-mobil yang koleksi Uday padahal tidak ada yang murah. Koleksinya antara lain Rolls-Royce, Ferrari, dan Porsche.
Yang mengejutkan, para penjaga yang menjaga Saddam di penjara mengaku sangat sedih ketika Saddam dihukum mati meski dia adalah musuh AS. Salah seorang tentara, Adam Rogerson mengatakan kalau dia merasa sudah mengecewakan Saddam. ”Saya hampir merasa seperti pembunuh. Saya merasa saya membunuh lelaki yang dekat dengan saya,” katanya.
Setelah Saddam mati, mayatnya dibawa keluar ruang eksekusi yang sudah penuh dengan warga Iraq. Di sana, penduduk meludahi mayatnya dan memukulinya. Dalam kesempatan itu, 12 tentara AS yang menjaga Saddam di dalam penjara selama berbulan-bulan merasa ikut terluka. Bahkan salah seorang dari mereka berusaha lari untuk melarang warga melakukan hal itu. Tetapi, dia ditarik oleh rekannya yang lain. ”Kami sudah menganggapnya sebagai kakek sendiri,” kata salah seorang mantan penjaga.
Seorang suster militer, Ellis, suatu ketika menceritakan kepada Saddam kalau kakaknya meninggal dunia. ”Saddam kemudian memeluk saya dan mengatakan, aku akan menjadi kakakmu,”” kenang Ellis.
Saddam juga mengatakan kepada penjaga-penjaganya kalau dia akan membiayai sekolah anak-anak mereka bila bisa mendapatkan akses hartanya. (daily mail/tia/JPK)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
