
FIT: Frank Redmile saat mengajar (kiri). Bersama istrinya Barbara.
JawaPos.com – Namanya Frank Redmile. Usianya 75 tahun. Sepekan sekali, pensiunan itu akan mengajar kelas Body Pump di Hurst Leisure Centre, di Tadley, Hampshire. Sangat berkomitmen di kelas sampai-sampai Redmile tidak sadar kalau dia sudah mengalami serangan jantung saat mengajar.
Dikisahkan Redmile kepada Daily Mail, saat itu dia hanya merasa mengalami nyeri ringan saat squats dengan track Techno. Dia bahkan mampu menyelesaikan kelas dengan full track sebelum akhirnya ke rumah sakit.
Saat di RS Basingstoke lah dia baru tahu kalau nyeri yang terasa di bagian dada adalah serangan jantung. Redmile yang merupakan instruktur tertua di gym itu tidak butuh waktu lama untuk pulih. Setelah empat pekan, dia kembali mengajar. Salut Mbah...
”Saat mengajar itu, saya memang merasa nyeri di dada. Tetapi, saya pikir hanya otot yang ketarik,” katanya. ”Saya menyelesaikan kelasnya namun kondisi saya semakin lemah. Akhirnya saya ke RS. Dan, dokter mengatakan, ”Jadi, Anda sadar tidak kalau sudah mengalami serangan jantung?”” kata Redmile mengutip kalimat dokternya.
Redmile, mantan insinyur percetakan mengatakan kalau dia suka berolahraga sebagai hobi. Dan, dia tidak pernah menyangka bisa mengajar member yang usianya 50 tahun lebih muda darinya. Sebelum traning sebagai instruktur Les Mills Inggris, si kekek mengaku suka kehabisan napas saat naik tangga atau climbing.
Namun, setelah mengenal Les Mills dan rutin berlatih, dia menjadi gym freak. Bahkan, Redmile kemudian menjadi instruktur Body Pump. ”Banyak instuktur yang usianya 25 tahun dengan tubuh langsing berotot. Namun, tidak ada yang meredahkan saya karena faktor usia,” katanya.
Bahkan, faktor usia itu lah yang menjadi motivasi saat mengajar. ”Saya akan bilang kepada mereka, ”Saya sudah 75 tahun dan jika saya mampu melakukan ini maka Anda semua juga bisa,” katanya. Kelas Body Pump yang diajarkannya adalah kelas beban yang terdiri atas 10 track. Latihan tersebut menyasar seluruh otot yang ada di tubuh.
Bagi Redmile sendiri, Body Pump tidak hanya untuk otot. Latihan itu membuat ingatannya terus aktif karena harus menghapalkan gerakan-gerakan yang kompleks. ”Saya tidak pernah akan menyerah. Selama saya mampu, saya akan terus mengajar. Ini menunjukkan kalau usia tidak ada hubungannya dengan fitness,” katanya. Go, go, go Redmile...(*/tia)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
