Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2016 | 02.22 WIB

Instruktur Body Pump Inggris Ini adalah Gym Freak Sebenarnya...

FIT: Frank Redmile saat mengajar (kiri). Bersama istrinya Barbara. - Image

FIT: Frank Redmile saat mengajar (kiri). Bersama istrinya Barbara.

JawaPos.com – Namanya Frank Redmile. Usianya 75 tahun. Sepekan sekali, pensiunan itu akan mengajar kelas Body Pump di Hurst Leisure Centre, di Tadley, Hampshire. Sangat berkomitmen di kelas sampai-sampai Redmile tidak sadar kalau dia sudah mengalami serangan jantung saat mengajar.



Dikisahkan Redmile kepada Daily Mail, saat itu dia hanya merasa mengalami nyeri ringan saat squats dengan track Techno. Dia bahkan mampu menyelesaikan kelas dengan full  track sebelum akhirnya ke rumah sakit.



Saat di RS Basingstoke lah dia baru tahu kalau nyeri yang terasa di bagian dada adalah serangan jantung. Redmile yang merupakan instruktur tertua di gym itu tidak butuh waktu lama untuk pulih. Setelah empat pekan, dia kembali mengajar. Salut Mbah...



”Saat mengajar itu, saya memang merasa nyeri di dada. Tetapi, saya pikir hanya otot yang ketarik,” katanya. ”Saya menyelesaikan kelasnya namun kondisi saya semakin lemah. Akhirnya saya ke RS. Dan, dokter mengatakan, ”Jadi, Anda sadar tidak kalau sudah mengalami serangan jantung?”” kata Redmile mengutip kalimat dokternya.



Redmile, mantan insinyur percetakan mengatakan kalau dia suka berolahraga sebagai hobi. Dan, dia tidak pernah menyangka bisa mengajar member yang usianya 50 tahun lebih muda darinya. Sebelum traning sebagai instruktur Les Mills Inggris, si kekek mengaku suka kehabisan napas saat naik tangga atau climbing.



Namun, setelah mengenal Les Mills dan rutin berlatih, dia menjadi gym freak. Bahkan, Redmile kemudian menjadi instruktur Body Pump. ”Banyak instuktur yang usianya 25 tahun dengan tubuh langsing berotot. Namun, tidak ada yang meredahkan saya karena faktor usia,” katanya.



Bahkan, faktor usia itu lah yang menjadi motivasi saat mengajar. ”Saya akan bilang kepada mereka, ”Saya sudah 75 tahun dan jika saya mampu melakukan ini maka Anda semua juga bisa,” katanya. Kelas Body Pump yang diajarkannya adalah kelas beban yang terdiri atas 10 track. Latihan tersebut menyasar seluruh otot yang ada di tubuh.



Bagi Redmile sendiri, Body Pump tidak hanya untuk otot. Latihan itu membuat ingatannya terus aktif karena harus menghapalkan gerakan-gerakan yang kompleks. ”Saya tidak pernah akan menyerah. Selama saya mampu, saya akan terus mengajar. Ini menunjukkan kalau usia tidak ada hubungannya dengan fitness,” katanya. Go, go, go Redmile...(*/tia)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore