Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2016 | 23.44 WIB

Kepastian Penobatan Pangeran Nyentrik Thailand sebagai Raja Berubah Lagi

HARAPAN THAILAND: Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. - Image

HARAPAN THAILAND: Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn.

JawaPos.com – Inagurasi pangeran nyentrik Thailand Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn ternyata tidak menunggu setahun. Berdasar sumber senior yang dikutip BBC, sang putra mahkota akan dinobatkan menjadi raja pada 1 Desember nanti.



Begitu ditunjuk sebagai raja, Vajiralongkorn diharapkan bisa menyusun konstitusi baru yang disusun militer dan menunjuk timnya sebagai pejabat senior kerajaan. Dia juga diperkirakan akan menunjuk penasehat senior di istana dan mengakhiri tokoh-tokoh senior yang melayani Raja Bhumibol.



Setelah ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, meninggal pada 13 Oktober diusia 88 tahun, pengangkatan Vajiralongkorn memang masih simpang siur. Pemerintah sudah menyatakan masa berkabung selama setahun namun belum memutuskan waktu pasti Vajiralongkorn akan ditahbiskan sebagai raja. Sebelumnya disebutkan kalau Putra Mahkota memutuskan untuk menunda pengangkatannya sampai masa berkabung usai. Tetapi memang tidak ada tanggal pastinya.



Mendiang Raja Bhumibol yang menjabat selama 70 tahun dinilai sebagai tokoh pengayom negeri. Di bawah kepemimpinannya, Thailand tumbuh pesat secara ekonomi dan sosial. Meski beberapa kali terhantam masalah politik dan kudeta, negeri ini tidak pernah benar-benar terpuruk.



Ada banyak kecemasan apakah Vajiralongkorn bisa menggantikan posisi ayahnya seperti itu. Putra mahkota berusia 64 tahun itu kurang mendapatkan simpati dari rakyat Negeri Gajah Putih itu. Memang Vajiralongkorn memiliki banyak kelebihan istimewa. Tetapi, berita negatif tentangnya juga banyak beredar.



Sampai saat ini, rakyat Thailand masih diliputi duka. Memang berbagai aktivitas hiburan sudah mulai bergerak. Titik-titik distrik merah yang sebelumnya meredup mulai bergairah. Namun belum semua pulih.



Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengatakan larangan acara hiburan dan entertainment secara langsung serta tayangan TV masih berlaku sampai 14 November. ”Setelah itu, acara opera sabun dan film bisa tayang kembali. Namun, kami meminta kerjasamanya. Beberapa program harus lebih tenang,” katanya. (BBC/tia)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore