Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 November 2015 | 17.50 WIB

Sejarah Baru, Myanmar Menuju Negara Demokratis

Photo - Image

Photo



''Dari puluhan orang yang telah kami tanya sejak pukul 06.00 hari ini (kemarin Red), semua orang menyatakan bahwa mereka mersa aman memilih siapapun yang mereka inginkan,'' ujar pengamat internasional dari Sekertariat ASEAN Durudee Sirichanya.



Meski begitu bukan berarti tidak ada masalah sema sekali. Seluruh penduduk muslim Rohingya dilarang memilih. Total ada 4 juta orang di daerah-daerah mengalami konflik etnis tidak bisa memberikan hak suaranya.



Selain itu di Mandalay ada 100 orang yang dilarang mencoblos oleh petugas komisi pemilihan umum. Seratus orang tersebut adalah orang luar yang ditambahkan ke dalam daftar pemilih oleh pihak ketiga.



''Ini adalah usaha kecurangan, itulah kenapa kami tidak mengijinkan mereka memilih,''ujar pejabat komisi pemilihan umum Hla Soe. (Reuters/AFP/sha)

Editor: afni
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore