
Photo
JawaPos.com - Seorang pria paruh baya di Brighton, Inggris, diduga menjadi inang atau penular virus Korona yang super produktif. Bahkan, dia mendapat julukan penyebar super virus Korona. Bayangkan saja, dia menulari 11 orang lainnya secara langsung virus mematikan asal Wuhan, Tiongkok tersebut.
Dilansir dari Mirror, Selasa (11/2), pria paruh baya yang belum diketahui identitasnya itu menjadi penyebar super virus Korona yang menginfeksi 11 orang di Pegunungan Alpen. Saat itu dia menjadi pemimpin acara perkemahan.
Latar belakang pria itu adalah seorang pengusaha dan sudah menikah. Dia terinfeksi virus Korona selama mengikuti konferensi di Singapura bulan lalu sebelum menuju pegunungan Alpen.
Dari 11 orang yang ditularinya, ada dua dokter. Sementara, lima di antaranya adalah warga Inggris. Semua berkumpul bersama saat liburan di Alpen. Pusat Medis di Brighton langsung mengisolasi pasien pada Senin (10/2). Penularan itu membuat jumlah kasus virus Korona di Inggris naik menjadi delapan kasus (dua kali lipat hanya selama 24 jam).
Sejumlah pasien sudah ditempatkan dalam ruang isolasi, sementara yang lain di Spanyol dan lima lainnya berada di bangsal khusus di London.
Seorang sumber yang mengetahui pria paruh baya itu mengatakan kepada The Sun bahwa dia memang menghadiri konferensi di Singapura. "Setelah acara selesai, dia pergi ke Chalet di Prancis melalui Jenewa, yang berjarak satu jam, dan dia tinggal di sana selama seminggu," beber sumber tersebut.
Setelah menghabiskan lima hari di Chalet, dia melakukan penerbangan Easyjet ke Gatwick dan kembali ke Brighton. Diduga ada banyak orang lain yang melakukan kontak fisik dengan dia terjangkiti virus Korona. Sementara itu, Profesor Paul Hunter dari Universitas East Anglia, mengatakan kerahasiaan pasien penting dijaga. Akan tetapi masyarakat perlu mengetahui lebih banyak informasi tentang siapa-siapa yang terinfeksi.
“Akan sangat membantu untuk mengetahui apakah sosok-sosok yang melakukan kontak langsung, baik di taksi, bus, atau supermarket diberitahu terkait risikonya," sebut Paul Hunter.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
