Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2020 | 17.54 WIB

Virus Korona Mewabah, Jual Masker, Dua Remaja di Inggris Jadi Jutawan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tingginya kebutuhan masker dalam jumlah besar karena efek wabah virus Korona, membuat harga masker menggila. Harga paling mahal ada pada masker jenis N95. Peluang ini yang dimanfaatkan oleh dua remaja asal London, Inggris, yang kini menjadi jutawan karena berbisnis menjual masker.

Dilansir dari Mirror, Jumat (7/2), dua remaja yakni Gabriel Becker dan Luke Gamble berhasil meraih keuntungan GBP 10 ribu atau setara Rp 176 juta dari penjualan masker wajah. Tentunya mereka memanfaatkan ketakutan dunia akan wabah virus Korona.

Gabriel Becker dan Luke Gamble menjual masker seharga GBP 8 atau setara Rp 140 ribuan. Harga jual setara dengan kenaikan hampir 47 persen.

Anak muda berusia 17 dan 18 tahun dari Bournemouth, Dorset, itu mendapatkan pasokan masker dari sebuah klinik dokter umum yang tutup dan dari pemasok medis di Spanyol. Langkah mereka cukup sukses dan sejauh ini mereka telah menjual 1.400 pack di eBay.

Gagasan untuk menjual masker datang ketika Gabriel membeli masker yang harganya mahal saat dia melakukan perjalanan ke London. Gabriel menempuh studi di Twynham Sixth Form College di Christchurch.

"Saya sedang melihat berita tentang Coronavirus dan membeli masker karena saya pergi ke London. Lalu saya heran kok tinggi sekali harganya. Saya melihat lebih dalam dan lebih dalam dan ternyata penjualannya langka. Saya menemukan celah di pasar," ungkapnya.

"Saya memang tertarik menggarap dunia bisnis. Lalu saya pergi ke klinik dokter yang tutup dan membeli masker dari pemasok Spanyol. Semuanya dimulai dari sana," ujar mereka. "Pada pagi hari pertama ada empat pembeli. Pada waktu makan siang, jumlahnya mencapai 500 penjualan dan 1.000 pada sore hari," imbuh mereka.

Ibu Gabriel, Helen, 51, mengatakan sangat bangga dengan keuletan anaknya. Namun, ibunya tetap berharap anaknya berhati-hati dalam bisnis jual-beli di internet

"Saya mengatakan untuk berhati-hati melakukan pekerjaan di internet. Saya telah menyarankan agar anak-anak saya menginvestasikan uangnya dan tidak membelanjakannya, mungkin akan investasi dengan proyek baru nantinya," jelas Helen.

Dengan keuntungan yang diraih saat ini, Gabriel dan Luke mengatakan ada kemungkinan juga akan menjual kaos ke depannya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore