Serangan AS dan Israel ke Iran terekam kamera. (Platform X)
JawaPos.com – Pemerintah Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2) yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran.
“Serangan dan pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi Iran merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran. Tiongkok dengan tegas menentang dan mengecam keras tindakan tersebut,” demikian pernyataan resmi yang dikutip, Minggu (1/3).
Tiongkok menilai tindakan tersebut bertentangan dengan tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta norma dasar hubungan internasional. Beijing juga mendesak agar operasi militer segera dihentikan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
“Kami mendesak agar operasi militer segera dihentikan, tidak ada lagi eskalasi situasi yang tegang, serta adanya upaya bersama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah maupun dunia secara keseluruhan,” lanjut pernyataan itu.
Media pemerintah Iran mengonfirmasi Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel di Teheran pada Sabtu pagi. Pemerintah Iran menyebut pemimpin revolusi Islam tersebut “mencapai kemartiran”.
Menurut pejabat Iran, Khamenei berada di kantornya saat serangan terjadi. Sejumlah sumber juga melaporkan beberapa anggota keluarganya turut menjadi korban.
Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, setelah sebelumnya menjadi presiden pada periode 1981–1989. Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta meliburkan aktivitas kerja selama sepekan.
Untuk sementara, tugas kepemimpinan dijalankan oleh presiden Iran bersama ketua pengadilan dan seorang anggota Dewan Wali Iran hingga proses konstitusional selanjutnya.
Agresi militer yang menyasar sejumlah wilayah Iran, termasuk Teheran, dilaporkan menewaskan sedikitnya 201 orang dan melukai 747 lainnya. Dari kalangan militer, korban tewas antara lain Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mohammad Pakpour, Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, serta Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan sejumlah instalasi militer AS di Timur Tengah. IRGC dan Angkatan Darat Iran menyatakan akan membalas kematian Khamenei.
Serangan balasan disebut diarahkan ke 27 titik, termasuk pangkalan udara Tel Nof di Israel tengah, markas besar angkatan darat Israel, serta kompleks industri militer di Tel Aviv.
Demonstrasi pecah di berbagai kota Iran pada Minggu (1/3). Warga turun ke jalan membawa bendera Iran dan poster Khamenei untuk menyampaikan duka sekaligus mengecam AS dan Israel.
Di Teheran, ratusan orang berkumpul di Lapangan Inkilap. Di kota suci Qom, massa mendatangi makam Hazrat Masume. Sementara di Mashhad, bendera hitam dikibarkan di atas kubah Makam Imam Reza sebagai simbol berkabung.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
