Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 16.41 WIB

Mengenal Paus Tanduk Narwhal, Unicorn Laut dari Kutub Utara

Narwhal sering disebut sebagai - Image

Narwhal sering disebut sebagai

JawaPos.com - Arktik merupakan rumah bagi beruang kutub, rubah Arktik, walrus, anjing laut, dan paus. Salah satu spesies menarik yang hanya ditemukan di Arktik adalah narwhal, yang diberikan julukan sebagai 'unicorn laut'. Kenapa? Karena narwhal jantan memiliki gading lurus yang menjorok dari depan kepalanya dan panjangnya bisa mencapai lebih dari 3 meter.

Sebenarnya, gading tersebut adalah gigi yang membesar. Penelitian yang dilakukan oleh kolaborator WWF menjelaskan bahwa gading tersebut memiliki kemampuan sensorik dan
didalamnya mengandung 10 juta ujung saraf. Gading ini juga berfungsi sebagai cara para narwhal jantan untuk menunjukkan dominasi mereka.

Narwhal berada di puncak rantai makanan dan memiliki peran penting bagi kelanjutan ekosistem laut. Selain itu, narwhal juga penting secara budaya bagi masyarakat adat di Arktik. Terdapat mitos-mitos tentang narwhal dari suku Inuit di pesisir barat laut Greenland.

Bagaimana ceritanya? Dilansir dari Natgeokids, dahulu kala, di sebuah desa kecil yang tertutup salju di tepi laut Arktik, hidup seorang anak laki-laki yang buta bernama Anu dan ibunya yang berhati keras. Anu sangat baik dan penyayang, tapi ibunya sering bersikap tidak adil padanya.

Suatu hari, setelah berburu, sang ibu menyimpan bagian daging beruang yang paling enak untuk dirinya sendiri dan hanya memberi Anu tulang-tulang kecil. Tapi Anu yang berhati lembut, tidak pernah marah. Musim dingin makin membeku. Di kejauhan, paus putih mulai berenang melintasi laut yang dingin. Sang ibu pun memiliki rencana aneh. Dia mengepang rambut panjangnya dan mengikatkannya seperti tali yang kuat. Ibunya kemudian mengajak Anu untuk berburu.

Ketika seekor paus putih berenang mendekati, sang ibu meminta Anu untuk mengikatkan kepangan rambutnya ke paus itu. Tanpa curiga, Anu mengikuti perintah ibunya. Saat paus itu berenang kembali ke laut luas, sang ibu malah terseret pergi! Dia berteriak, tapi sudah terlambat karena ombak menelan suaranya.

Tak ada yang tahu pasti apa yang terjadi pada sang ibu. Namun, sejak hari itu, muncul makhluk baru di laut, seekor paus putih dengan tanduk panjang berputar-putar di kepalanya, seperti kepangan rambut yang mengeras. Penduduk desa menyebutnya narwhal, si paus bertanduk ajaib.

Konon, tanduk panjang narwhal itu berasal dari kepangan rambut sang ibu. Makhluk itu menjadi legenda sekaligus sebagai pengingat bahwa tipu daya dan hati yang keras bisa mengubah nasib, bahkan selamanya. Tapi juga, bahwa kebaikan seperti milik Anu akan selalu dikenang oleh dunia, bahkan oleh lautan yang terdalam.

Sejak saat itu, narwhal menjadi simbol keajaiban di laut utara. Dan anak-anak Inuit pun belajar dari kisah Anu: bahwa kejujuran dan hati yang baik akan selalu dikenang, bahkan oleh lautan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore