Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 22.45 WIB

Mengenal Sosok Charlie Kirk, Komentator Politik Sayap Kanan Sekaligus Pendukung Setia Donald Trump yang Gemar Berdebat

Charlie Kirk yang sedang mengisi event debat di Utah Valley University pada 10 September 2025 sebelum tewas ditembak (Dok. KSL.com) - Image

Charlie Kirk yang sedang mengisi event debat di Utah Valley University pada 10 September 2025 sebelum tewas ditembak (Dok. KSL.com)

JawaPos.com - Nama Charlie Kirk mendadak ramai menjadi perbincangan publik, terutama dalam ranah perpolitikan Amerika Serikat. Ia adalah seorang influencer dan komentator politik populer yang sering membahas topik-topik konservatif.

Pria berusia 31 tahun itu tewas ditembak saat mengisi tur debat yang digelar oleh organisasi yang ia dirikan, Turning Point USA, pada Rabu (10/9) siang waktu setempat di Utah Valley University.

Hingga saat ini, pihak berwajib belum menemukan pelaku penembakan terhadap Kirk. Meskipun kepolisian dan badan FBI sempat mengumumkan telah menahan beberapa orang tersangka, mereka akhirnya dibebaskan setelah proses interogasi.

Charlie Kirk merupakan sosok yang kontroversial dalam diskursus perpolitikan AS. Sebagai pendukung berat Donald Trump, ia mendirikan Turning Point USA, sebuah organisasi nirlaba untuk pergerakan anak muda konservatif, saat usianya masih 18 tahun.

Mengutip dari Al Jazeera, Kirk, bersama dengan Turning Point USA, menjadi salah satu kelompok pergerakan konservatif terbesar di Amerika Serikat, khususnya di kalangan anak muda. Ia juga dianggap sebagai sosok penting di balik kemenangan Trump pada Pemilu AS tahun 2024.

Trump sendiri berutang budi kepada figur yang sering dianggap sebagai wajah utama pergerakan Make America Great Again (MAGA) karena kontribusinya dalam memberikan banyak suara dukungan dari kelompok muda dan minoritas.

Selain itu, Kirk memiliki program radio dan podcast berjudul "The Charlie Kirk Show" dan lebih dari 5 juta pengikut di platform X. Di sana, ia seringkali berdebat dengan berbagai pihak secara langsung atau melalui media sosialnya.

Gaya bicara dan debatnya yang provokatif menarik perhatian publik, dan membuatnya memiliki banyak penggemar setia sekaligus oposisi.

Kirk juga dikenal sebagai kritikus tajam terhadap media mainstream dan sering terlibat dalam perdebatan tentang isu-isu seperti imigrasi, ras, dan gender.

Sebagai seorang konservatif, ia memiliki beberapa pandangan yang kontroversial, seperti menganggap aborsi adalah "pembunuhan" dan harus ilegal, menentang pernikahan sesama jenis, mendukung hak kepemilikan senjata, dan menjadi pendukung setia Israel.

Karena popularitasnya, Kirk dekat dengan beberapa figur penting di Partai Republik. Ia berteman dekat dengan salah satu anak Trump, Donald Trump Jr., yang terakhir kali terlihat berlibur bersamanya di Greenland pada Januari lalu.

Ia juga mendorong J.D. Vance, yang saat itu menjabat sebagai Senator Ohio, untuk maju sebagai calon wakil presiden bersama Trump.

Kematian Kirk yang mendadak membuat beberapa tokoh terpukul. Presiden Donald Trump, yang mengumumkan kematiannya tak lama setelah penembakan, memerintahkan seluruh bendera AS dikibarkan setengah tiang hingga Minggu sore sebagai bentuk penghormatan.

Trump juga menghormati mendiang Kirk, yang dianggap sebagai seseorang yang menginspirasi jutaan orang. Ia mengutuk kejadian tragis tersebut, menyalahkan pihak sayap kiri radikal melalui sebuah video yang membandingkan Kirk dengan seorang Nazi dan pembunuh massal.

"Retorika seperti ini yang bertanggung jawab atas aksi terorisme yang kita lihat di negara kita pada hari ini, dan ini harus dihentikan sekarang juga."

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore