
Presiden Prabowo Subianto melambaikan tangah di tangga pesawat untuk membawanya kembali ke Tanah Air dari Beijing, China pada Rabu (3/9/2025) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto tidak bermalam di Tiongkok langsung kembali ke Tanah Air seusai menyelesaikan kunjungan kerja di Beijing. Presiden Prabowo tiba di Beijing pada Rabu (3/9) pagi sekitar pukul 04.00 waktu setempat.
Ia kemudian menghadiri parade militer untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis.
Parade yang berlangsung selama sekitar 70 menit itu melibatkan lebih dari 10.000 personel Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan lebih dari 100 pesawat dan ratusan persenjataan darat yang disusun dalam formasi sesuai dengan sistem komando masa perang.
Persenjataan mutakhir yang ditampilkan mencakup peralatan intelijen tanpa awak dan peralatan penangkal tanpa awak, misil hipersonik, senjata energi terarah, sistem pengacau elektronik, jet tempur, pesawat siluman maupun persenjataan strategis yang mampu melakukan serangan global.
Seusai menghadiri pawai, Presiden Prabowo lalu mendapat jamuan makan siang bersama Presiden Xi Jinping dan para kepala negara maupun pemerintahan lainnya di Balai Besar Rakyat.
Sejumlah pemimpin negara maupun pemerintahan yang hadir antara lain Presiden Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Besar Korea Utara Kim Jong-un, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dan lainnya.
Setelahnya, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping selama sekitar 20 menit di salah satu ruangan di Balai Besar Rakyat.
Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan situasi dalam negeri semakin stabil. Ia pun gembira dapat bersama rakyat Tiongkok merayakan peringatan 80 tahun kemenangan perang perlawanan terhadap Jepang.
"Indonesia dan Tiongkok adalah sahabat baik, sahabat sejati. Hubungan dengan Tiongkok merupakan prioritas utama dalam kebijakan luar negeri Indonesia," tambah Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Tiongkok selama ini terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.
"Hubungan kedua negara kini berada pada periode terbaik dalam sejarah. Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan Tiongkok di bidang perdagangan, investasi, keuangan, dan infrastruktur, mendorong tercapainya lebih banyak hasil nyata dalam hubungan kedua negara," ungkap Presiden Prabowo.
Setelah selesai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo pun langsung menuju Bandara Internasional Capital Beijing untuk langsung kembali ke Indonesia. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
