Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 21.50 WIB

Donald Trump Serahkan Keputusan Invasi Penuh Gaza ke Israel, Netanyahu Didesak Hentikan "Fantasi" Militer

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Al-Jazeera). - Image

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Al-Jazeera).

JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa keputusan untuk melakukan pendudukan penuh terhadap Jalur Gaza adalah sepenuhnya hak Israel, dan menolak untuk secara eksplisit mendukung atau menentang perluasan operasi militer di wilayah tersebut. 

Pernyataan ini disampaikan saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah menggelar pertemuan tertutup dengan pejabat keamanan senior untuk membahas strategi militer selanjutnya.

"Saya tahu bahwa kami sedang berusaha untuk memastikan orang-orang mendapatkan makanan. Soal hal lainnya, saya tidak bisa bicara. Itu akan sangat tergantung pada Israel," kata Trump kepada wartawan, Selasa (5/8).

Trump menegaskan bahwa prioritas pemerintahannya adalah mengalirkan bantuan makanan ke Gaza, sambil menyebut bahwa Israel dan negara-negara Arab juga akan membantu distribusi logistik dan finansial, meskipun tanpa merinci lebih lanjut.

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan bahwa Netanyahu ingin mengambil alih kendali penuh atas seluruh wilayah Gaza, setelah berbulan-bulan perundingan gencatan senjata dengan Hamas tidak membuahkan hasil. 

Menurut laporan, Netanyahu dan Trump bahkan sedang membahas kesepakatan ultimatum bagi Hamas: lepaskan sandera dan setujui pelucutan senjata, atau perang akan berlanjut.

Namun wacana invasi penuh ini mendapat penolakan keras dari sejumlah tokoh keamanan Israel sendiri. Demikian mengutip Independent.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, mantan kepala Shin Bet Yoram Cohen, bersama sejumlah eks pejabat tinggi Mossad, militer, dan mantan Perdana Menteri Ehud Barak, mengecam strategi Netanyahu yang dianggap tidak realistis.

“Jika ada yang membayangkan kita bisa menjangkau setiap teroris, setiap lorong, dan setiap senjata, sekaligus memulangkan para sandera kita, saya pikir itu tidak mungkin,” ujar Yoram Cohen.

Channel 12 Israel juga sebelumnya melaporkan bahwa Netanyahu cenderung mendorong perluasan operasi militer hingga mencakup pendudukan total Gaza. 

Kantor Netanyahu mengkonfirmasi bahwa pada Selasa malam ia mengadakan diskusi keamanan terbatas selama tiga jam, di mana Kepala Staf Militer Eyal Zamir mempresentasikan beberapa opsi kelanjutan operasi.

Pertemuan itu juga dikabarkan dihadiri oleh Menteri Pertahanan Israel Katz dan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer, orang kepercayaan Netanyahu, untuk merumuskan strategi yang akan dibawa ke rapat kabinet.

Meski demikian, tekanan terhadap Netanyahu terus meningkat dari dalam negeri. Kritik publik, terutama dari mantan elite keamanan, menunjukkan kekhawatiran bahwa konflik berkepanjangan ini bukan hanya gagal membawa hasil nyata, tetapi juga ditunggangi oleh faksi-faksi sayap kanan dalam pemerintahan yang justru memperparah ketegangan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore