
Paus Fransiskus. (AP)
JawaPos.com – Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma ke-266, meninggal dunia pada Senin (21/4) pagi pukul 07.35 waktu Roma, setelah berjuang melawan komplikasi paru-paru yang berkepanjangan.
Kabar duka ini disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell selaku Camerlengo, yang mengumumkan bahwa Gereja Katolik kini memasuki masa sede vacante, yakni periode kosongnya Tahta Suci. “Paus Fransiskus telah kembali ke rumah Bapa. Kita semua kehilangan seorang gembala sejati yang dekat dengan umat dan penuh belas kasih,” ucapnya dikutip dari The Guardian, Senin (21/4).
Paus yang biasa disapa Pope Francis itu sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gemelli, Roma, sejak pertengahan Februari 2025. Awalnya, ia dirawat karena bronkitis akut, namun kondisinya memburuk dan berkembang menjadi pneumonia ganda. Tim dokter kepausan menyatakan bahwa Paus sempat mengalami kesulitan bernapas dan harus mendapat perawatan antibiotik serta pengawasan medis penuh selama lebih dari sebulan.
Meski tengah dirawat, Vatikan melaporkan bahwa Paus tetap aktif secara spiritual. Dalam siaran resmi Vatican News pada 26 Februari, disebutkan bahwa ia menerima Ekaristi setiap hari dan menyampaikan beberapa keputusan penting melalui staf-staf dekatnya. “Beliau menunjukkan semangat pastoral yang kuat meski secara fisik melemah,” tulis laporan tersebut.
Kondisi Paus sempat menunjukkan perbaikan ringan menjelang akhir Maret. Namun pada Minggu Paskah, 20 Maret 2025, ia tidak muncul di balkon Basilika Santo Petrus untuk menyampaikan pesan Urbi et Orbi seperti tradisi biasanya. Sebagai gantinya, Kardinal Angelo Comastri membacakan pesan tersebut di hadapan ribuan peziarah yang hadir, memunculkan kekhawatiran bahwa kondisi Paus lebih serius dari yang sebelumnya diberitakan.
Pihak rumah sakit maupun Vatikan tidak memberikan rincian harian tentang perkembangan terakhir kesehatan beliau. Namun, sumber internal menyebut bahwa Paus mengalami kelelahan kronis dan gangguan pernapasan berat beberapa hari sebelum wafat pada usia 88 tahun. Ia meninggal dengan tenang di tempat tidurnya, didampingi oleh para biarawan dan staf medis.
Wafatnya Paus Fransiskus mengakhiri masa kepemimpinan selama lebih dari 12 tahun. Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun di tahun-tahun terakhir, ia tetap konsisten menjalankan tanggung jawab spiritualnya hingga saat-saat terakhir.
Umat Katolik di seluruh dunia kini tengah berkabung, sementara Vatikan bersiap menyelenggarakan rangkaian upacara pemakaman kenegaraan yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
