
Jaksa Wilayah Kings County Eric Gonzalez memegang pistol dalam kegiatan pembelian kembali senjata api yang diadakan oleh Kantor Jaksa Agung Negara Bagian New York.
JawaPos.com – Kasus penembakan brutal yang berujung kematian massal di wilayah Amerika Serikat (AS) masih terus berulang. Sudah begitu banyak nyawa terenggut. Tak sedikit di antara korban tewas adalah anak-anak. Mengerikan sekaligus memilukan.
Beberapa wilayah di Negeri Paman Sam itu kini melakukan sejumlah aksi. Pemerintah Negara Bagian New York, misalnya. Mereka meluncurkan program pembelian kembali senjata milik penduduk. Program telah dimulai Sabtu (29/4) dengan lokasi pembelian di 9 titik. Dua di antaranya di Kota New York.
Kantor Jaksa Agung New York menjadi penanggung jawab program tersebut. ’’Setiap senjata ini berpotensi menyelamatkan nyawa,’’ kata Jaksa Distrik Brooklyn Eric Gonzalez di lokasi penyerahan senjata yang berada di Gereja Semua Orang Suci.
Di hari pertama, ada 3.076 senjata yang diserahkan penduduk. Dari jumlah itu, 185 di antaranya merupakan senjata serbu yang kerap dipakai untuk penembakan massal.
’’Kekerasan senjata telah memicu begitu banyak tragedi yang dapat dihindari dan merampas begitu banyak warga New York yang tidak bersalah,’’ ujar Jaksa Agung New York Letitia James.
Dalam program tersebut, warga yang menyerahkan senapan serbu dan senjata hantu akan diberi USD 500 atau setara Rp 7,3 juta. Senjata hantu adalah senjata yang tidak memiliki seri dan tidak bisa dilacak. Biasanya dibeli secara online dan dirakit sendiri di rumah.
Dilansir The Guardian, setiap pistol pertama yang diserahkan mendapat Rp 7,3 juta dan USD 150 (Rp 2,2 juta) untuk setiap pistol tambahan. Senjata yang sudah tidak bisa berfungsi, replika, barang antik, maupun senjata hasil cetak 3D mendapat USD 25 atau Rp 366,5 ribu. Lalu, mereka yang menyerahkan senapan berburu dan senjata jenis lain mendapatkan USD 75 atau Rp 1 jutaan.
Berdasar Arsip Kekerasan Senjata, setidaknya 13.839 orang tewas akibat kekerasan senjata di AS tahun ini per 30 April. Bunuh diri menyumbang 7.920 kasus dari kematian tersebut, serta 5.919 orang meninggal karena pembunuhan atau penembakan yang tidak disengaja.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
