
MENUJU JEDDAH: WNI yang berhasil dievakuasi dari Khartoum pada Minggu (23/4) beristirahat di rumah persinggahan di Port Sudan. Gambar dirilis Kementerian Luar Negeri pada Senin (24/4).
JawaPos.com - Sebanyak 538 warga negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi keluar dari Khartoum, Sudan, kemarin (24/4). Sudah lebih dari satu minggu ribuan WNI terjebak dalam pertempuran antara dua faksi militer di Sudan yang kian mencekam.
Seperti diketahui, pertempuran antara militer Sudan (Sudan Armed Forces/SAF) dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) pecah sejak Sabtu (15/4). Konflik dipicu perebutan kekuasaan yang mengakibatkan gagalnya proses transisi pemerintahan sipil sejak digulingkannya pemimpin diktator Omar al-Bashir.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan, evakuasi tahap pertama dilakukan pada Minggu (23/4) pukul 08.00 waktu setempat atau 13.00 WIB. Dipimpin langsung Dubes RI di Khartoum Sunarko, 538 WNI dievakuasi menuju Port Sudan menggunakan delapan bus dan satu minibus KBRI. Port Sudan–Khartoum berjarak 830 km dan diperlukan waktu perjalanan hingga 15 jam.
Di antara WNI yang dievakuasi tersebut, terdapat 25 balita. ”Alhamdullilah, pada pukul 01.00 dini hari waktu setempat atau pukul 06.00 WIB pada hari ini (kemarin, Red), 538 WNI telah tiba dengan selamat di Kota Port Sudan,” ujarnya dalam press briefing secara virtual kemarin.
Para WNI tersebut beristirahat di rumah persinggahan di Port Sudan sebelum keberangkatan menuju Jeddah melalui jalur laut.
Setelahnya, mereka akan disiapkan untuk pulang ke Indonesia. Retno telah menjalin komunikasi dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono terkait proses evakuasi tersebut.
Menlu mengungkapkan, proses evakuasi tidak mudah di tengah peperangan yang masih terus terjadi. Dalam perjalanan, tim harus melewati 15 pos pemeriksaan sepanjang jalan menuju Port Sudan.
Pada bagian lain, tim evakuasi tengah menyiapkan evakuasi tahap kedua. Retno mengimbau setiap WNI yang masih berada di Sudan untuk segera melaporkan keberadaannya ke KBRI Khartoum. Saat ini terdapat 289 WNI yang siap dievakuasi.
Retno telah membentuk tim perbantuan untuk evakuasi para WNI tersebut. Dari Jakarta, tim yang dipimpin Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Judha Nugraha berangkat menuju Jeddah dengan pesawat TNI Angkatan Udara. (mia/c17/fal)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
