Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 14.38 WIB

Sejarah Landmark Hollywood Sign yang Sempat Diisukan Dilalap Si Jago Merah dalam Kebakaran di Los Angeles

Landmark Hollywood. (Pixabay) - Image

Landmark Hollywood. (Pixabay)

Jawapos.com - Landmark Hollywood Sign yang ikonik di Bukit Hollywood diisukan ikut terbakar dalam musibah kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari laman People pada Sabtu (11/1), hingga 9 Januari 2024 kondisi landmark tersebut dinyatakan aman. Foto kebakaran Landmark Hollywood Sign merupakan foto rekayasa AI.

Lantas bagaimana sejarah pendirian Hollywood Sign, landmark ikonik tersebut?

Sejarah Pendirian Landmark Hollywood Sign

Laman The Hollywood Sign melansir pada Sabtu (11/1) bahwa Landmark Hollywood Sign ini pertama kali didirikan pada 1923 dan dinobatkan dengan nama “Hollywoodland”. Landmark ini dibangun oleh Harry Chandler, penerbit Los Angeles Times sebagai papan iklan dengan nilai USD 21 ribu. Papan iklan tersebut awalnya ditujukan untuk pengembangan real estat Hollywoodland kelas atas miliknya.

Hollywoodland didirikan sepenuhnya dengan sebuah mercusuar yang menonjol dan lampu-lampu yang menyala disekitarnya ketika wilayah metropolitan Los Angeles sedang berkembang pesat. Landmark ini memiliki 4.000 bohlam 20 watt dan diberi jarak 8 inci di setiap penempatannya. Landmark itu ternyata telah bertahan lebih dari delapan dekade, ketika sebelumnya diperkirakan hanya bertahan 18 bulan saja.

Dilansir laman Los Angeles Conservacy pada Sabtu (11/1), properti The Hollywoodland dijual ke Pemerintah Kota Los Angeles pada 1944. Sehingga, kepemilikan papan nama Hollywoodland berpindah tangan.

Kondisi papan nama tersebut semakin memburuk, sehingga The Los Angeles’s Recreation and Parks Commision menganjurkan untuk merobohkan. Namun, penduduk sekitar tidak menyetujui hal tersebut. The Hollywood Chamber of Commerce mengajukan diri untuk membiayai pemulihan kembali huruf “H” yang runtuh dengan syarat empat huruf terakhir yaitu “LAND” dihapus.

Pemerintah kemudian memberikan izin pembangunan kembali huruf “H”, menghapus “LAND” dan memperbarui papan nama tersebut. Hingga lebih dari dua dekade, proyek tersebut mangkrak sebagai imbas gejolak yang terjadi pada 1960-an dan 1970-an. Meskipun dalam kondisi rusak, papan nama tersebut ditetapkan sebagai Monumen Sejarah-Budaya Kota Los Angeles pada 1973.

The Hollywood Chamber menggalang dana untuk perbaikan landmark Hollywood dengan tagline “Save the Sign”. Aksi tersebut berdampak posif, perbaikan landmark kembali dilakukan pada tahun 1978. Tujuan perbaikan ini adalah menjadikan landmark Hollywood memiliki bangunan yang lebih permanen dan sesuai dengan bentuk aslinya.

Banyak bantuan dana yang diperoleh dari para petinggi dan selebriti di dunia hiburan. Hollywood Trust didirikan pada tahun 1978 untuk memelihara, memperbaiki, dan menyediakan perbaikan modal bagi landmark Hollywood demi kepentingan publik. Hollywood Trust memiliki misi besar untuk membantu melestarikan Hollywood sebagai pusat film dan seni perfilman di seluruh dunia.

Landmark Hollywood saat ini sudah berumur 100 tahun lebih. Perayaan 100 tahun landmark Hollywood dirayakan sepanjang tahun dengan puncak peringatan di Bulan Oktober, 2023. Hari “Hollywood Sign” dideklarasikan pada tanggal 31 Oktober 2023. Penetapan hari tersebut bukan hanya ditujukan sebagai bentuk perayaan 100 tahun namun pula menjadi bentuk penghormatan pada The Hollywood Sign sebagai tonggak mimpi bagi setiap orang yang bermimpi menjadi bagian dari industri televisi dan perfilman.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore