SASARAN KEMARAHAN: Kondisi kediaman Bashar Al Assad di Al Muhajirin, Damaskus, setelah mantan pengusa Syria itu melarikan diri ke Moskow. (AFP)
JawaPos.com - Dari ibu kota Damaskus sampai Berlin, Jerman, negara tempat imigran terbesar Syria berada, semua menyambut gembira runtuhnya klan Assad. Kediaman pribadi si eks penguasa pun diserbu beramai-ramai. Suara tembakan perayaan terdengar bersamaan dengan teriakan, ”Syria adalah milik kita dan bukan milik keluarga Assad”.
Segala pernik yang menghiasi rumah mewah tersebut dihancurkan atau dibawa pergi. Foto potret Bashar Al Assad juga tampak diinjak. Di pusat kota, monumen sang ayah juga dihancurkan warga.
Sebuah video amatir yang ditayangkan CNN juga memperlihatkan seorang perempuan masuk ke dapur istana kepresidenan. Dapur itu dipenuhi peralatan mewah. Stok makanan juga melimpah: buah, sayuran, dan ikan.
Gambaran di dapur itu kontras dengan kondisi Syria secara umum karena kelaparan menjadi salah satu pemicu perang. PBB memperkirakan ada 13 juta warga Syria yang terancam kelaparan.
”Makanan untuk nyonya besar: dia tidak suka bayam –kami tak akan memasaknya lagi. Besok kami akan memasak salmon atau ikan Latakia,” kata seseorang yang ikut masuk ke dapur.
Yang di Berlin, mereka bernyanyi dan merayakan jatuhnya Presiden Bashar Al Assad. ”Akhirnya kami bebas!” ujar Bassam Al Hamada, salah seorang warga Syria di Jerman yang turut ke jalan bersama 5.000-an orang lainnya.
Banyak yang datang bersama keluarga. Padahal, gerimis dan cuaca dingin menghadang. Wajah anak-anak dilukis dengan warna-warna bendera nasional Syria.
Jerman menjadi rumah bagi lebih dari satu juta warga Syria. Sebagian besar dari mereka adalah pencari suaka yang melarikan diri dari perang saudara yang berkecamuk sejak 2011.
Respons Berbagai Negara
Pemerintah Tiongkok menyatakan sedang memantau situasi di Syria. ”Kedaulatan dan integritas teritorial Syria harus dihormati,” ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Nung kemarin.
Pernyataan itu muncul sesudah Israel melancarkan serangan setelah pasukannya menduduki Gunung Hermon di Dataran Tinggi Golan pada Minggu (8/12). Jet tempur Israel menargetkan pangkalan militer, stasiun pertahanan udara, dan markas intelijen.
Dari Washington DC, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyebut tumbangnya rezim Assad merupakan kesempatan bersejarah meskipun ada risiko ketidakpastian. Dia menyatakan akan memprioritaskan dukungan ke negara tetangga Syria seperti Yordania, Lebanon, Iraq, dan Israel.
Selain itu, Biden mengungkapkan bahwa pasukan Amerika Serikat akan tetap berada di timur laut Syria tempat mereka mendukung pasukan pertahanan Syria melawan ISIL (ISIS). Sekitar 900 tentara AS saat ini berada di sana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
