Ilustrasi banjir bandang./freepik
JawaPos.com - 148 orang meninggal dan 58 lainnya hilang, akibat Hujan deras di seluruh Nepal yang memicu banjir dan tanah longsor. Upaya penyelamatan terus berlanjut. Demikian dikatakan pihak kepolisian setempat.
Bencana itu melanda berbagai wilayah, termasuk Lembah Kathmandu, wilayah tempat 73 orang kehilangan nyawa.
Provinsi Koshi melaporkan 17 kematian, sementara Provinsi Bagmati mencatat 56 korban jiwa.
Longsor di Jhyaple Khola, distrik Dhadhing, mengubur empat kendaraan penumpang dan menewaskan 35 orang.
Lebih dari 3.600 orang telah diselamatkan, namun upaya pemulihan terhambat oleh infrastruktur yang rusak. Ada 16 jembatan dan lebih dari 300 rumah yang hancur.
Pihak berwenang terus berjuang dalam kondisi sulit untuk melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
