
ilustrasi partikel virus Covid 19 (sumber: freepik)
JawaPos.com- Pria asal Belanda menghembuskan napas terakhirnya pada usia 72 tahun setelah berjuang melawan Covid-19 selama 613 hari.
Sebagaimana dikutip dari TIME, Minggu (21/4), para peneliti dari Belanda telah melaporkan infeksi Covid-19 terlama dan memperingatkan munculnya varian virus corona yang lebih berbahaya.
Sebelum tertular varian omicron pada Februari 2022 pria tersebut, diketahui mengidap kelainan darah sehingga gagal meningkatkan respons kekebalan yang kuat terhadap beberapa suntikan Covid.
Para ilmuwan di Pusat Kedokteran Eksperimental dan Molekuler di Universitas Amsterdam menemukan bahwa virus corona telah mengembangkan resistensi terhadap sotrovimab dalam beberapa minggu setelah analisis spesimen dari hidung dan tenggorokan menunjukkan lebih dari 50 mutasi.
Pria yang tidak disebutkan identitasnya tersebut terus positif terkena virus corona sampai kematiannya pada Oktober 2023 dengan total 613 hari.
Infeksi SARS-CoV-2 selama 20 bulan yang dialami pria asal Belanda tersebut adalah yang terpanjang yang diketahui. Peneliti mempresentasikan kasus ini di Barcelona, menyoroti potensi virus mutan untuk menciptakan varian baru.
Baca Juga: KPK Periksa Anggota Komisi IV DPR Ihsan Yunus untuk Kasus Korupsi Proyek Covid-19 Senilai Rp 3,03 T
"Kasus ini menggarisbawahi risiko infeksi SARS-CoV-2 persisten pada individu dengan gangguan kekebalan," kata para peneliti.
"Kami menekankan pentingnya melanjutkan pengawasan genom evolusi SARS-CoV-2 pada individu dengan gangguan kekebalan dengan infeksi persisten," lanjutnya yang dilansir dari TIME.
Kasus lain dari infeksi yang sangat lama pada orang yang sistem kekebalannya tidak mampu melawan virus secara memadai sebelumnya telah dilaporkan.
Melansir dari South China Morning Post, para peneliti yang dipimpin oleh Magda Vergouwe dari University of Amsterdam berencana untuk mempresentasikan hasilnya pada kongres Masyarakat Eropa untuk Mikrobiologi Klinis dan Penyakit Menular di Barcelona pada 27-30 April.
Kasus ini juga menarik bagi para peneliti karena virus corona dapat berubah sangat kuat pada orang yang terinfeksi dalam jangka panjang. Penting untuk memantau secara ketat evolusi virus corona pada individu dengan gangguan kekebalan.
Hal ini dapat berisiko akan munculnya varian virus baru yang dapat lebih mudah menyerang sistem kekebalan tubuh bagi orang yang bahkan sehat.
***

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
