Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 00.59 WIB

Tersangka Teroris ISIS Menunjukkan Tanda-Tanda Mendapatkan Penyiksaan oleh Rusia, Termasuk Sengatan Listrik pada Alat Kelaminnya

Kondisi para tersangka saat berada di pengadilan Rusia. (AFP) - Image

Kondisi para tersangka saat berada di pengadilan Rusia. (AFP)

JawaPos.com - Rekaman mengerikan tampaknya menunjukkan. bahwa pasukan Rusia menyiksa para tersangka ISIS dalam serangan teror di gedung konser Moskow. 

Salah satu tersangka menyumpal telinganya sendiri, dan yang lain menggeliat kesakitan akibat sengatan listrik pada alat kelaminnya, ketika para senator memperingatkan bahwa ISIS dapat menargetkan warga Amerika Serikat.

Dikutip dari Guardian, rekaman yang beredar di dunia maya tampaknya menunjukkan, anggota pasukan keamanan Rusia memotong telinga salah satu tersangka ISIS dan kemudian memasukkannya ke dalam mulutnya.

Salah satu tersangka kemudian terlihat di pengadilan dengan perban besar yang menutupi area telinganya.

Video lainnya menunjukkan pasukan keamanan memukuli para tersangka dengan popor senapan, dan menendang seorang tersangka saat ia terbaring di atas salju.

Dikutip dari Ukrainska Pravda foto-foto yang diposting di Telegram juga menunjukkan salah satu tersangka teroris dengan celana yang diturunkan, dan kabel yang terpasang di pangkal paha.

Menurut deskripsi yang diberikan oleh Grey Zone Telegram Channel, kabel tersebut mengalirkan listrik sebesar 80 volt ke area genital pria tersebut, saat air disiramkan ke kepala tersangka untuk mengintensifkan efeknya.

Beberapa tersangka kemudian terlihat di pengadilan Rusia pada hari Minggu (24/3), yang menunjukkan tanda-tanda cedera yang jelas, termasuk wajah bengkak dan luka serta memar.

Seorang tersangka, Mukhammadsobir Faizov berusia 19 tahun, bahkan dibawa ke gedung pengadilan dengan menggunakan kursi roda, dan terlihat nyaris tidak sadarkan diri sepanjang persidangan.

Dia ditangani oleh petugas medis di pengadilan, mengenakan pakaian rumah sakit, dan terlihat dengan beberapa luka.

Tersangka lainnya, Saidakrami Rachabalizoda berusia 30 tahun, terlihat dengan perban di telinganya. 

Sementara tersangka ketiga memasuki gedung pengadilan dengan penutup mata, dan ketika pihak berwenang membukanya, matanya yang hitam terlihat dengan jelas.

Dikutip dari New York Post, dalam sebuah pernyataan pengadilan mengatakan bahwa Rachabalizoda dan tersangka lainnya, Dalerdzhon Mirzoyev berusia 32 tahun, mengaku bersalah karena berpartisipasi dalam serangan teroris tersebut.

Rachabalizoda, Mirzoyev, Faizov, dan Shamsidin Fariduni, ditangkap sehubungan dengan serangan teroris pada hari Sabtu (23/3).

Para tersangka didakwa melakukan serangan teroris kelompok yang menyebabkan kematian orang lain.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore