
Nancy Pelosi (AFP)
Tiba di Taiwan Disambut Demo Massa Pro-Beijing
JawaPos.com – Amerika Serikat (AS) tidak menghiraukan ancaman Tiongkok. Ketua Parlemen Negeri Paman Sam itu, Nancy Pelosi, tetap merealisasikan rencananya berkunjung ke Taiwan.
Kemarin pesawat militer yang membawa Peloshi tiba di Bandara Songshan, Taipei, pukul 22.44 waktu setempat.
Dia dan rombongannya disambut Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu.
Disambut hangat di bandara, tidak demikian di Grand Hyatt Hotel, Taipei, tempat dia menginap. Massa pro-Tiongkok meminta Pelosi hengkang. Beberapa media menyebut massa membawa spanduk dengan tulisan, "Pulanglah penghasut perang."
Itu merupakan kali pertama kunjungan politikus AS yang menduduki jabatan tinggi selama 25 tahun terakhir ke Taiwan. Kunjungan tersebut seakan menegaskan bahwa Pelosi serius dengan kritik-kritiknya yang dilontarkan terhadap Beijing selama ini.
Politikus 82 tahun itu adalah salah seorang tokoh AS yang frontal melancarkan kritik dan kecaman kepada Negeri Panda. Kunjungan Pelosi pun menjadi sinyal yang menggembirakan bagi kubu pro-kemerdekaan di Taiwan.
Situs web Flightradar24 mengungkapkan bahwa pesawat SPAR19 yang ditumpangi Pelosi dan rombongannya mengambil rute yang lebih panjang. Dari Kuala Lumpur, Malaysia, mereka terbang ke arah tenggara menuju Kalimantan sebelum berputar ke utara menuju Taiwan.
Tampaknya, itu dilakukan untuk menghindari terbang di atas Laut China Selatan, tempat tentara Tiongkok tengah melakukan latihan perang, termasuk di antaranya berlatih menembak langsung. Normalnya, penerbangan langsung Kuala Lumpur–Taipei memakan waktu lima jam. Jalan memutar membuat perjalanan menjadi sekitar tujuh jam.
Hanya beberapa jam sebelum kunjungan tersebut, Beijing sudah menebar ancaman dan propaganda. Mereka menegaskan bahwa AS akan membayar mahal atas kunjungan tersebut. Pesawat dan kapal tempur Tiongkok juga melintas sangat dekat dengan median Selat Taiwan.
Itu adalah selat yang memisahkan antara Taiwan dan Tiongkok. Beberapa kali pesawat dan kapal tersebut sempat menyentuh area median yang seharusnya menjadi batas dua wilayah. Itu dianggap sebagai tindakan provokatif Tiongkok pada Taiwan. Tak sampai di situ, Kantor Kepresidenan Taiwan mengklaim bahwa mereka diserbu oleh rentetan serangan siber.
Tiongkok selama ini memang tidak pernah menganggap Taiwan sebagai negara merdeka. Versi Tiongkok, Taiwan adalah salah satu wilayah otonomi khusus dengan pemerintahan sendiri serupa dengan Hongkong. Istilahnya, satu negara dua sistem. Beijing ingin agar Taipei kembali ke pangkuan mereka apa pun risikonya, termasuk jika harus menggunakan kekuatan militer. Kemerdekaan Taiwan jelas tidak pernah menjadi opsi bagi Tiongkok.
"AS dipastikan harus memikul tanggung jawab dan membayar harga karena merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying seperti dikutip Agence France-Presse.
Menurut dia, jika AS sampai salah menilai maupun menangani situasi di Selat Taiwan, konsekuensinya adalah bencana keamanan, kemakmuran, serta ketertiban di kawasan Taiwan dan dunia. AS di lain pihak menanggapi ancaman dari Tiongkok dengan mengirimkan empat kapal perang ke perairan di timur Taiwan.
Salah satunya adalah kapal induk USS Ronald Reagan. Tiga lainnya adalah USS Antietam, kapal serbu amfibi USS Tripoli, dan sebuah kapal perusak USS Higgins. "Meskipun mereka mampu menanggapi segala kemungkinan, ini adalah pengerahan pasukan yang rutin dan normal," kilah salah seorang pejabat AS.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
