
Iran VS USA/ Image by fabrikasimf/freepik
JawaPos.com - Iran menyerang basis spionase dan tempat pertemuan kelompok teroris anti-Iran di wilayah Irbil Irak, sebagaimana dikatakan oleh Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (16/1).
Akibat dari serangan itu, lalu lintas udara di Bandara Irbil dihentikan sementara setelah ledakan terdengar di kota itu.
Serangan ke wilayah ini tidak terjadi satu kali, namun juga pernah terjadi serangan serupa dengan menggunakan drone unggulan Iran yang dikenal dengan ‘Kamikaze’ dengan tager basis militer Amerika pada 3 Desember 2023.
Salah satu gerakan syiah yang mengatasnamakan Islamic Front for Iraqi Resistance mengaku bertanggung jawab pada serang tersebut.
Dilansir dari dailysabah.com (16/1), Terdapat pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika di daerah dekat Bandara Internasional Irbil di wilayah yang dikelola Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) Irak utara.
Sementara info yang diketahui dari tass.com, lokasi pangkalan militer Amerika berada di bagian utara kota Erbil Irak, sekitar 425 km dari Baghdad. Sangat dekat dengan Bandara Irbil yang berlokasi di kota yang sama.
Serangan roket sering kali menargetkan kehadiran Amerika di Baghdad, termasuk Kedutaan Besar Amerika, serta konvoi yang mengangkut material untuk koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Amerika saat masih di bawah pemerintahan Trump sebelumnya juga menyalahkan kelompok yang didukung Iran atas serangan tersebut.
Ketegangan meningkat setelah serangan pesawat tak berawak yang diarahkan oleh Washington yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani dan pemimpin milisi Irak yang kuat Abu Mahdi al-Muhandis tahun lalu.
Trump mengatakan kematian seorang kontraktor Amerika Serikat akan menjadi garis merah dan memicu eskalasi Amerika di Irak.
Pembunuhan seorang kontraktor sipil Amerika dalam serangan roket di Kirkuk pada bulan Desember 2019 lalu memicu pertempuran sengit di wilayah Irak yang membawa negara tersebut ke ambang perang proksi.
Pasukan Amerika telah dikurangi secara signifikan di Irak menjadi 2500 personel. Mereka tidak lagi ikut mengambil bagian dalam misi tempur bersama pasukan Irak dalam operasi yang sedang berlangsung melawan kelompok Daesh.
Dilaporkan juga melalui politico.eu (16/1), Iran juga menyerang Suriah pada Senin malam (15/1). Iran mengklaim bahwa pihaknya menargetkan militan ISIS sebagai balasan atas serangan teror baru-baru ini di Iran.
Serangan tersebut tampaknya merupakan balasan Teheran atas dua ledakan awal bulan ini yang terjadi di dekat makam Jenderal Iran Qassem Soleimani di Iran selatan, yang diklaim oleh ISIS.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
