Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Oktober 2018 | 00.45 WIB

Kampus Hukum India Adakan Mata Kuliah Harry Potter

Salah satu Universitas Hukum di West Bengal, India memperkenalkan mata kuliah baru yang diangkat berdasarkan dunia fiksi Harry Potter - Image

Salah satu Universitas Hukum di West Bengal, India memperkenalkan mata kuliah baru yang diangkat berdasarkan dunia fiksi Harry Potter

JawaPos.com – Salah satu Universitas Hukum di West Bengal, India memperkenalkan mata kuliah baru yang diangkat berdasarkan dunia fiksi Harry Potter. Dilansir dari BBC pada Rabu, (24/10), mata kuliah diadakan untuk menggunakan peran hukum dalam tujuan mencari kesejajaran antara cerita dan situasi kehidupan nyata.


Mata kuliah ini bernama An Interface Between Fantasy Fiction Literature and Law: Special focus On Rowling's Potter Verse, dan akan diberikan selama 45 jam dalam satu semester dengan model pembelajaran teori dan diskusi. Sang perancang mata kuliah ini, Prof Shouvik Kumar Guha mengatakan, mata kuliah ini diharapkan bisa mendorong pemikiran kreatif para pelajarnya.


Menurut Guha, mata kuliah yang dimulai pada bulan Desember telah mencapai kapasitas 40 siswa dan banyak siswa lain telah melobinya untuk menambah kuota mahasiswa dalam mata kuliah tersebut. Popularitas Harry Potter yang tak tertandingi di India adalah alasan Guha memutuskan untuk memilihnya. Sebelumnya dia sempat bimbang antara Harry Potter, Game of Thrones, atau Star Trek.


Mata kuliah ini ditawarkan sebagai mata kuliah pilihan untuk pelajar senior di Universitas National Juridical Sciences di Kolkata. "Dalam sistem kami saat ini, kami hanya memberi tahu siswa tentang hukum. Apakah mereka dapat menerapkan hukum yang sudah ada sebelumnya ke situasi yang tidak pernah muncul sebelumnya?", papar Guha.


Guha mengatakan, kursus itu adalah percobaan dalam mendorong mahasiswa hukum untuk keluar dari zona kenyamanan mereka dan belajar dari seri fantasi yang sebagian besar tumbuh bersama mereka.  "Anda juga dapat melihat begitu banyak contoh tentang bagaimana media ditumbangkan oleh lembaga-lembaga politik dalam buku-buku Potter dan melihat kesejajaran di dunia nyata," katanya.


Sementara itu, Universitas Durham di Inggris diyakini menjadi yang pertama untuk menawarkan kursus bertema Harry Potter. Banyak universitas di AS, termasuk lembaga-lembaga top seperti Yale dan Georgetown, melakukan hal yang sama, tetapi tidak satupun dari mereka memasukkannya dalam kurikulum ilmu hukum. Persembahan mereka berkisar dari kursus dalam teologi hingga sarana ilmiah sihir.


Kurikulum untuk mata kuliah hukum Potter Verse mencakup materi sebagai berikut:


1. Hukum dan institusi, termasuk kebebasan dan supremasi hukum dalam masyarakat magis, dan birokrasi dalam pelayanan sihir


2. Kutukan yang tak termaafkan, persidangan Wizengamot, kepolosan Sirius Black dan penganiayaan Tom Riddle


3.  Nilai-nilai sosial, identitas dan hak-hak kelas seperti yang terlihat dalam perbudakan elf rumah atau marginalisasi manusia serigala


4. Kontrak dan agensi misalnya, sumpah yang tidak bisa dipecahkan dan Snape serta orde Phoenix


5. Hukum Quidditch dan olahraga di Hogwarts



Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore