
Sebagai tanggapan terhadap kerusuhan yang menewaskan sedikitnya 16 orang, Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat dan para tentara mulai berpatroli di Port Moresby.
JawaPos.com - Sebagai tanggapan terhadap kerusuhan yang menewaskan sedikitnya 16 orang, Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat dan para tentara mulai berpatroli di Port Moresby. Dilansir dari The Guardian, Perdana Menteri James Marape mengumumkan keadaan darurat selama 14 hari, memberhentikan beberapa pejabat, dan menempatkan lebih dari 1.000 tentara dalam keadaan siaga.
Patroli tersebut dilakukan setelah pada Rabu (10/1) terjadi demo polisi dan publik terkait gaji dan berubah menjadi kerusuhan. Kondisi telah kembali ke normal pada Jumat (12/1) pagi, dengan polisi dan tentara berjaga di jalan.
“Kami memperkirakan supermarket yang berfungsi akan dibuka kembali dan saya dengar mereka telah meningkatkan keamanan untuk melayani orang dalam jumlah besar,” kata Matt Cannon, yang mengepalai cabang lokal dari layanan tanggap darurat nirlaba St John Ambulance.
Polisi dan pegawai negeri lainnya melakukan pemogokan pada Rabu (10/1) atas pemotongan gaji yang kemudian dianggap oleh para pejabat sebagai kesalahan administratif. Dalam beberapa jam, ribuan orang memadati jalan-jalan, melakukan kerusuhan dengan latar belakang asap dan bangunan yang terbakar, ada juga massa yang mencoba menerobos gerbang di luar kantor perdana menteri.
Pada Jumat (12/1), Marape menghadapi sejumlah seruan untuk mengundurkan diri, termasuk dari mantan Perdana Menteri Peter O’Neill. “Saya masih belum pulih dari kehancuran mengejutkan yang melanda Port Moresby," sebut Marape.
“Tidak ada rasa malu untuk mengambil tanggung jawab, namun sungguh memalukan jika terus mengetahui bahwa Anda telah kehilangan komando dan kendali,” tambahnya
Sembilan orang tewas dalam kerusuhan di ibu kota dan tujuh orang tewas di Lae, di utara negara itu, demikian laporan stasiun televisi nasional Australia ABC. Menurut sebuah pernyataan, empat dari mereka yang tewas dilaporkan ditembak oleh seorang pemilik bisnis di pinggiran ibu kota, lalu lebih dari 50 orang dirawat karena luka-luka di Rumah Sakit Umum Port Moresby.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
