Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Januari 2024 | 18.10 WIB

Menlu Retno Marsudi: Diplomasi Indonesia Terus Menjaga Relevansi dan Sentralitas ASEAN

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam pertemuan khusus Dewan Eksekutif WHO / sumber: Antara - Image

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam pertemuan khusus Dewan Eksekutif WHO / sumber: Antara

JawaPos.com – Diplomasi Indonesia semakin meningkatkan kontribusi bagi perdamaian dan stabilitas kawasan. Ini juga termasuk dalam menjaga relevansi dan sentralitas ASEAN selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa kontribusi dan pengaruh diplomasi Indonesia ini semakin diakui oleh dunia. Khususnya mengenai keberhasilan keketuaan Indonesia dalam menavigasi ASEAN saat adanya rivalitas geopolitik di kawasan pada tahun lalu.

“Dalam 10 tahun terakhir, rekam jejak diplomasi Indonesia dirasakan di kawasan dan dunia. Kepemimpinan Indonesia juga diakui dunia, termasuk dalam menavigasi ASEAN selama keketuaan Indonesia,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2024 di Gedung Merdeka, Bandung, pada Senin (8/1), dikutip Antara.

Retno mengungkapkan ini membuat Indonesia menjadi salah satu pemain utama di ASEAN maupun global, tidak hanya sebagai penonton saja.

Selebihnya ia mengatakan bahwa Indonesia selama masa menjadi keketuaannya sudah bekerja membangun arsitektur Indo-Pasifik yang inklusif dan mengutamakan paradigma kerja sama serta hukum internasional.

Menlu Retno menyampaikan mengenai Indonesia sudah memprakarsai tentang konsep Pandangan ASEAN perihal Indo-Pasifik (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific/AOIP) pada 2019.

AOIP menjadi sebuah rujukan yang utama sebagai upaya mendorong kerja sama konkret dan inklusif diantara peningkatan rivalitas geopolitik kawasan.

“Negara mitra ASEAN mendukung outlook tersebut dan bahkan siap mendukung kerja sama konkret implementasi AOIP,” ujar Menlu Retno Marsudi.

Keketuaan Indonesia di ASEAN ini sudah berhasil membuat visi jangka panjang ASEAN 2045 dengan membentuk ASEAN Concord IV.

Keketuaan Indonesia sudah berusaha untuk memperkokoh ketahanan kawasan dengan tujuan menjadikan Indo-Pasifik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi atau epicentrum of growth.

Selama masa Keketuaan Indonesia, menguatkan kerja sama dengan organisasi di kawasan untuk diperkuat. Seperti melalui kerja sama antara Sekretariat ASEAN dengan Sekretariat IORA organisasi regional negara-negara di wilayah Samudera Hindia.

Retno Marsudi menyatakan mengenai kerja sama ini penting supaya menjadikan kawasan Samudera Hindia sebagai bagian strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore