Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2023 | 14.45 WIB

Pengiriman Bulanan Boeing 737 MAX Alami Penurunan Terendah sejak 2021

Penampilan Boeing 737 MAX ketika ditampilkan di Farnborough International Airshow, Farnborough, Inggris pada 20 Juli 2022. (Sumber: REUTERS/Peter Cziborra) - Image

Penampilan Boeing 737 MAX ketika ditampilkan di Farnborough International Airshow, Farnborough, Inggris pada 20 Juli 2022. (Sumber: REUTERS/Peter Cziborra)

JawaPos.com - Pengiriman pesawat terlaris Boeing 737 MAX turun pada September ke level terendah sejak Agustus 2021, kata pembuat pesawat itu pada Selasa (10/10).

Karena itu pesawat Boeing terus berjuang dengan pekerjaan untuk memperbaiki masalah yang ada, misal cacat produksi.

Boeing sedang memeriksa dan memperbaiki ribuan lubang yang salah di bor pada sekat tekanan belakang 737 MAX.

Sementara pesanan baru meningkat tajam, produsen pesawat terbesar Amerika Serikat ini mengatakan pengiriman pada September turun menjadi 15 pesawat 737 MAX, 10 pesawat 787, dan dua 777, dengan total 27 pengiriman.

Jumlah pengiriman bulanan MAX 8 dan MAX 9 merupakan yang terendah keempat sejak pengiriman dilanjutkan pada Desember 2020.

Setelah penghentian produksi di seluruh dunia menyusul dua kecelakaan MAX pada 2018 dan 2019 yang menewaskan 346 orang.

Produsen pesawat tersebut membukukan pesanan baru yang signifikan pada September untuk 224 pesawat dan melaporkan sepuluh pembatalan.

Pesanan baru tersebut mencakup 50 pesawat 787 untuk United Airlines dan 18 pesawat 787 untuk Air Canada.

Saham Boeing naik 2,6% pada Selasa (10/10) di pasar saham.

Investor sangat memperhatikan jumlah pengiriman karena pembuat pesawat menerima sebagian besar pembayaran untuk sebuah pesawat ketika pelanggan menerimanya.

Secara keseluruhan, Boeing telah menyerahkan 371 pesawat kepada pelanggan selama sembilan bulan pertama di 2023, termasuk 286 pesawat 737 dan 50 pesawat 787 serta 35 pesawat lainnya.

Sebagai perbandingan, pesaingnya di Eropa, Airbus, telah mengirimkan 488 pesawat selama sembilan bulan pertama, termasuk 55 pada September.

Maskapai-maskapai penerbangan telah melakukan pemesanan dengan segera karena jumlah pesanan yang menumpuk dari Boeing dan Airbus semakin meningkat dan pengiriman pesawat jet semakin terhambat menjelang akhir dekade ini.

Pesanan kotor Boeing sejak awal Januari naik menjadi 848 di bulan September, atau 724 pesanan bersih setelah memperhitungkan pembatalan dan konversi.

Airbus telah memesan 1.280 pesanan kotor atau 1.241 setelah pembatalan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore