Situasi terkini dampak gempa di Maroko yang menelan korban 2.562 jiwa.
JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan 6,8 SR yang melanda pegunungan Maroko pada Jumat (08/09/2023) membuat warga terpaksa mengungsi ke kota lain.
Di tengah musibah yang menimpa Maroko, seorang pria yang diketahui merupakan sukarelawan sedang berfoto dengan gadis berusia sekitar 10 tahun dan mengunggah foto tersebut ke media sosial.
Dalam keterangan foto, pria itu menuliskan gadis tersebut tidak mau ikut dengannya dan berbisik akan menikahinya saat kelak sudah dewasa.
"Dia tidak mau ikut denganku ke (Casablanca), tapi dia berbisik bahwa saat dia dewasa nanti kita akan menikah,"tulis pria itu dalam keterangan foto dikutip JawaPos.com dari Al Jazeera pada Jumat (22/9).
Banyaknya unggahan di sosial media yang memperdagangkan gadis di bawah umur membuat para aktivis dan organisasi hak perempuan waspada.
Sebab, belum lama ini seorang pelajar yang masih berusia 20 tahun ditangkap karena mengunggah konten di media sosial diduga melakukan pelecehan seksual terhadap terhadap gadis-gadis belia.
Baca Juga: Banjir Bandang Libya dan Gempa Maroko, MUI Ajak Beri Bantuan Kemanusiaan dan Salat Gaib untuk Korban
“Kami tahu bahwa hal seperti itu akan terjadi, ada resiko kekerasan berbasis gender, risiko eksploitasi, dan inilah yang terjadi dengan kasus-kasus mengkhawatirkan yang kita lihat secara online,” kata Yasmina Benslimane seorang aktivis Maroko dan hak asasi manusia.
“Sangatlah penting untuk memiliki pendekatan gender dalam bantuan bencana,” tambahnya.
Pada pekan lalu, Raja Mohammed VI memberikan penghargaan sebagaj “penjaga bangsa” kepada anak-anak yatim piatu akibat dari gempa tersebut, “hal ini untuk melindungi mereka dari bahaya, termasuk perdagangan manusia, dan Karima Mkika,” kata presiden Asosiasi Al Karam yang berada di Marrakesh, yaitu sebuah LSM untuk melindungi anak-anak yang rentan.
Meski demikian, belum cukup mengumpulkan bukti-bukti terkait adanya kasus perdagangan terhadap anak yang terjadi akibat adanya gempa bumi. Namun, telah disiapkan sebuah web bagi masyarakat untuk melaporkan kasus pelecehan .

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
