
Bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Libya telah berdatangan./Routers.
JawaPos.com - Korban tewas akibat banjir bandang di Libya meningkat menjadi 11.300 orang per Kamis (14/9).
Banjir bandang yang menyapu sekitar seperempat isi kota Derna di Libya timur tersebut, kini menyisakan puing reruntuhan bangunan dan tangisan korban.
Banjir bandang menelan puluhan ribu korban itu dinilai tidak hanya disebabkan oleh faktor alam (Badai Daniel) saja melainkan ada peran kesalahan dari pemerintah Libya juga.
Tidak hanya itu, fasilitas publik seperti rumah sakit telah ditelantarkan oleh pemerintah selama bertahun-tahun.
"Satu-satunya rumah sakit yang berfungsi di Derna saat ini adalah vila sewaan yang hanya memiliki lima kamar tidur," ungkap Hani Shenib selaku Presiden Dewan Nasional Hubungan AS-Libya.
"Ini bukan hal yang baru tapi sudah berlangsung selama 42 tahun. Hal ini juga menyebabkan kekacauan politik sejak masa Gaddafi. Setiap Menteri Kesehatan dan Perdana Menteri datang ke Derna akan mendukung perubahan tetapi kemudian mereka mengabaikan sepenuhnya," tambahnya kepada Al Jazeera.
Anas El Gomati, pendiri dan Direktur Sadeq Institute menjelaskan korupsi, salah manajemen pengelolaan keuangan dan otoritas militer jadi penyebab buruknya infrastruktur Libya selama ini.
"Korupsi dan salah urus keuangan jadi penyebab kegagalan infrastruktur Libya selama beberapa dekade dan otoritas militer lah yang telah mengkanibalisasi infrastruktur publik di Libya timur untuk diselundupkan dan dijual sebagai barang bekas logam," ujarnya.
Sejauh ini, tim evakuasi dan bantuan dari sejumlah negara maupun organisasi internasional sudah berdatangan. Selama proses evakuasi saat ini, korban diperkirakan akan terus mengalami peningkatan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
