Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2023 | 00.03 WIB

Tampilkan 'Alien' di Sidang Kongres Meksiko, Siapakah Jaime Maussan?

Jurnalis dan Ufologist, Jaime Maussan memamerkan jasad "alien" pada sidang kongres Meksiko, Selasa 13 September 2023 (CUARTOSCURO). - Image

Jurnalis dan Ufologist, Jaime Maussan memamerkan jasad "alien" pada sidang kongres Meksiko, Selasa 13 September 2023 (CUARTOSCURO).

JawaPos.com - Jagat maya kembali diramaikan dengan sidang Kongres Meksiko yang memamerkan dua jasad diduga alien pada Selasa (13/9).

Dua jenazah yang menyerupai alien tersebut, dibawa ke dalam sidang oleh jurnalis-cum-peneliti UFO, Jaime Maussan, dari temuannya di Peru pada 2017 silam.
 
Ini merupakan kali pertama dalam sejarah Kongres Meksiko yang membahas alien. Lantas, siapakah Jaime Maussan?
 
Disebut sebagai Promotor Hoaks
 
Mengutip USA Today, pada tahun 2015 Maussan mengungkan keberadaan benda asing yang digali di Nazca, Peru.
 
Namun, temuan alien tersebut dibantah oleh situs pengecakan fakta Snopes beri bukti bahwa mayat tersebut meruapakan seorang anak manusia dengan kelainan bentuk kepala.
 
 
Sering dijelaskan oleh para antropolog bahwa tengkorang memanjang itu akibat praktik deformasi tengkorak buatan pada zaman dulu.
 
Menurut Snopes, hal tersebut sebagai bagian dari ritual keagamaan kuno, kepala anak-anak diikat dengan kain, tali, dan bahkan papan kayu.
 
Jurnalis Ivestigasi, Penggila UFO dan Alien
 
Sebagai informasi, Jaime Maussan merupakan jurnalis asal Meksiko yang mengaku sebagai UFOlogist
 
Alumni dari UNAM dan Miami University ini pernah bekerja di beberapa perusahaan media, baik koran maupun penyiaran.
 
Pada 1990, penggila alien tersebut mendapatkan penghargaan Global 500 dari Direktur Eksekutif Program Lingkungan Mostafa Kamal Tolba.
 
 
MaussanPublik Harus Tahu
 
Maussan mengklaim bahwa temuan yang diduga alien tersebut sudah dianalisis oleh Autonomous National University of Mexico (UNAM). Para peniliti UNAM hanya menentukan usianya saja bukan asal-usulnya.
 
"Publik berhak tahu tentang teknologi dan entitas  non-manusia. Kita berbicara tentang kesatuan umat manusia, bukan yang memecah belah," katanya pada Selasa (13/9) seperti yang dikutip Hindustan Times.
 
Dari hasil tes, Maussan mengungkapkan lebih dari 30% DNA spesium tersebut "tidak diketahui" atau bukan bagian dari evolusi terestrial manusia.
 
Di bawah sumpah, para ahli yang lain menunjukkan bahwa satu spesimen tampak seperti telur atau ovarium dilihat dari sinar-X.
 
Sementara yang lain memiliki implan yang terbuat dari logam langka, seperti Osmium.***
 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore