Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2020 | 11.34 WIB

Pensiunan Profesor Dihukum Gara-Gara Sebut Xi Jinping Bos Mafia

AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP) - Image

AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP)

JawaPos.com - Seorang pensiunan profesor Tiongkok bernama Cai Xia dijatuhi hukuman. Itu karena ulahnya yang nekat menyebut Presiden Xi Jinping sebagai bos mafia. Selain itu, dia juga menyebut Partai Komunis yang berkuasa sebagai zombie politik.

Dilansir dari The Sidney Morning Herald, Selasa (18/8), Cai Xia dihukum dan telah didisiplinkan. Dia adalah kritikus terbaru yang dijatuhi hukuman dalam beberapa bulan terakhir.


Kiprah Cai Xia pernah mengajar politik demokratis di Sekolah Pusat Partai Komunis Tiongkok sebelum pensiun. Dia adalah tokoh penting ketiga dalam beberapa bulan terakhir yang didisiplinkan setelah mengkritik partai dan pemimpinnya.

Dia dianggap memiliki masalah politik yang serius dan merusak reputasi negara. Hinaan Cai muncul dan beredar lewat rekaman. Dalam rekaman yang didengar oleh Reuters, seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai Cai oleh sesama akademisi menyebut Xi sebagai bos mafia yang mengubah partai menjadi alat pribadinya dan zombie politik.

"Jika Komite Tetap Politbiro memiliki rasa tanggung jawab kepada rakyat, negara dan partai, mereka harus mengadakan pertemuan untuk menggantikan Xi," katanya.

Tidak jelas di mana, kapan atau kepada siapa dia berbicara. Cai sendiri tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar. Cai adalah cucu seorang pejuang revolusioner dan mengajar selama empat dekade di sekolah partai.

Tiongkok memang keras dan telah menindak setiap orang yang berbeda pendapat dengan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Bulan lalu, seorang profesor hukum di Universitas Tsinghua Beijing yang mengkritik Xi dan partainya ditahan oleh polisi dan kemudian dipecat. Profesor Xu Zhangrun sedang berusaha membersihkan namanya dengan membatalkan tuduhan prostitusi yang diajukan terhadapnya oleh polisi.

Kemudian, Ren Zhiqiang, yang pernah menjadi ketua berpengaruh dari sebuah perusahaan properti negara, digulingkan dari Partai Komunis setelah dia menyebut Xi sebagai badut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore