
Photo
JawaPos.com - Seorang mantan kontestan putri kecantikan Miss Hitler bernama Alice Cutter ditangkap dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Dia dinyatakan menjadi bagian dari kelompok ekstrem yang dilarang.
Alice yang berusia 23 tahun itu bertukar ratusan pesan dengan anggota kelompok pengumbar kebencian yang dikenal dengan Aksi Nasional. Kelompok tersebut mengumbar paham rasisme dan fasisme. Hal tersebut seperti dilansir dari Mirror, Selasa (9/6).
Mantan rekannya, Mark Jones yang sebelumnya menjabat sebagai anggota sayap pemuda Partai Nasional Inggris, juga dihukum karena ikut terlibat sebagai anggota. Dia dijatuhi hukuman penjara selama lima setengah tahun.
Selain itu, beberapa anggota kelompok lainnya yakni Garry Jack dari Shard End, dan Connor Scothern dari Nottingham. Jack dipenjara selama empat setengah tahun, sementara Scothern dijatuhi hukuman 18 bulan penjara.
Sementara itu, anggota kelompok lain yakni Daniel Ward dari Birmingham, mengaku bersalah menjadi anggota Aksi Nasional tahun lalu dan dipenjara selama tiga tahun. Petugas menemukan bukti buku terlarang dan pisau Nazi di rumah Cutter dan Jones. Polisi juga menemukan sebuah busur, gambar-gambar ekstrem, dan sebuah bendera dan stiker Nazi di rumah Scothern.
Pada sidang lanjutan Cutter pada Maret, para jaksa penuntut mengatakan bahwa sang mantan kontestan ajang kecantikan itu sengaja ikut untuk mendorong perekrutan anggota. Kelompok itu dijuluki organisasi rasis, anti-Semit, dan homofobia. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Amber Rudd pernah melarang kelompok itu pada Desember 2016.
Cutter juga pernah bercanda tentang penyerangan menggunakan gas beracun di sinagoge. Cutter juga menghadiri demo di York pada Mei 2016.
Selama pembuktiannya, para anggota memberi tahu para hakim bagaimana mereka memiliki perasaan kagum pada Hitler. Jones dan Cutter, keduanya dari Sowerby Bridge menggambarkan diri mereka di pengadilan sebagai kaum sosialis nasional dan membantah melakukan kesalahan.
Perwakilan Pengadilan Crown Prosecution Services CPS, mengatakan jaksa telah menunjukkan bagaimana kelompok itu menggunakan aplikasi siber dan mengatur pertemuan di berbagai kota. Dia menambahkan mereka telah merekrut orang lewat online melalui perangkat seluler tersembunyi.
"Mereka berkomunikasi melalui grup obrolan Aksi Nasional yang disebut 'Triple K Mafia'," kata CPS.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=cUK27O-wcYA
https://www.youtube.com/watch?v=6i9tCIoSyTE
https://www.youtube.com/watch?v=zPgqZlDBlHw

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
