Mantan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma. (AP News)
JawaPos.com - Mantan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, bebas dari penjara lewat program baru untuk mengurangi kepadatan pada Jumat (11/8). Program ini ternyata baru saja disahkan oleh Presiden Afrika Sekatan, Cyril Ramaphosa di hari Jacob dibebaskan.
Sebelumnya, Jacob memang telah bebas bersyarat. Namun kebebasannya itu dianggap tidak sah sehingga Jacob harus masuk kembali ke dalam tahanan. Tetapi, karena kebijakan baru, pria berusia 81 tahun tersebut bisa bebas hanya berselang 2 jam setelah ia masuk lagi ke penjara.
Langkah pembebasan Jacob Zuma menimbulkan banyak pertanyaan. Tentunya apa alasan yang menyebabkan Jacob menerima perlakuan istimewa untuk menghindari menjalani hukuman 15 bulan karena penghinaan terhadap pengadilan. Hukuman ini diberikan karena ia menolak bersaksi pada penyelidikan korupsi.
Partai oposisi utama Afrika Selatan menyebut apa yang terjadi pada Jacob Zuma adalah sebuah lelucon. Sementara itu pejabat kehakiman mengatakan program remisi itu bertujuan untuk membebaskan lebih dari 9.400 narapidana dari penjara dan menempatkan mereka di bawah pengawasan pemasyarakatan di rumah. '
Jacob Zuma tampaknya menjadi yang pertama mendapatkan manfaat dari program itu. Ia kembali di perkebunan Nkandla tempat tinggalnya dengan konvoi mobil SUV hitam.
"Kejutan dia adalah penerima manfaat pertama dari kebijakan baru," kata John Steenhuisen, pemimpin partai oposisi utama Afrika Selatan, Aliansi Demokratik dikutip dari AP News.
"Ini adalah manipulasi sinis dari sistem peradilan," tambahnya
Menteri Kehakiman Ronald Lamola mengatakan, Presiden Ramaphosa telah mengambil keputusan untuk membebaskan hukuman pendahulunya di bawah otoritas konstitusional. Tapi kebijakan ini harusnya berlaku untuk setiap pelanggar kapan saja.
"Keputusan presiden adalah untuk mengirimkan hukuman para pelanggar hukum di seluruh negeri. Bukan tentang mantan jabatan seperti Presiden Jacob Zuma tentang semua pelanggar di Afrika Selatan," kata Lamola dikutip dari Financial Times
Jacob Zuma dikirim ke penjara pada Juli 2021 karena menentang perintah pengadilan untuk bersaksi dalam penyelidikan korupsi. Tetapi ia dibebaskan dengan pembebasan bersyarat medis setelah menjalani hukuman hanya dua bulan

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
