Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 November 2016 | 12.00 WIB

Mantan Kekasih si Bankir Sadis Buka-Bukaan Soal Hubungan Mereka. Ternyata...

DULU SEKARANG: Joanna saat masih bersama Jutting (kiri), Joanna saat ini, dan Jutting saat ini. - Image

DULU SEKARANG: Joanna saat masih bersama Jutting (kiri), Joanna saat ini, dan Jutting saat ini.

JawaPos.com – Bankir sadis asal Inggris yang membunuh dua perempuan Indonesia, Rurik Jutting, sudah dijatuhi hukuman seumur hidup. Kekasih terakhirnya, Joanna Mendoza, berhasil ditemui MailOnline dan mengisahkan hubungan mereka.



Dijumpai di Manila, Filipina, Joanna yang bekerja sebagai gadis bar itu mengaku masih memiliki rasa kepada Jutting meski dia tahu apa yang sudah terjadi. Ibu satu anak tersebut memiliki hubungan yang intens dengan Jutting. Hubungan keduanya berakhir dua pekan sebelum pembunuhan terjadi. ”Saya merindukannya,” katanya.



Joanna juga mengaku sudah pernah menulis surat kepada Jutting di penjara dan berharap bisa bertemu dengannya lagi. Dikisahkan Joanna, saat bersama, mereka berdua bahkan pernah membicarakan mengenai pernikahan.



Jutting, ulas perempuan 27 tahun itu, juga pernah memintanya datang ke Hongkong. Itu bahkan dilakukan tak lama sebelum Jutting melakukan pembunuhan sadis kepada Seneng Mujiasih dan Sumarti Ningsih.



Di mata Joanna, Jutting yang dia kenal bukan Jutting yang akan melakukan kejahatan itu. ”Seks dengannya menyenangkan. Tidak ada yang aneh,” katanya. Joanna bahkan mengaku jatuh cinta kepada Jutting. ”Saya pernah jatuh cinta sebelumnya. Tetapi, dengan Jutting berbeda. Dia istimewa,” sambungnya.



Joanna bertemu dengan Jutting di bar Club Rio yang terletak di resor seks Filipina, Angeles City. Setiap pekan, dia akan terbang ke sana dari Hongkong. Jutting putus dengan kekasihnya sebelum Joanna, yang juga bekerja sebagai gadis bar, dan menjalin hubungan dengan Joanna pada Agustus 2014.



Agar Joanna tidak menerima klien lelaki lain, Jutting bahkan mengirimkan uang bulanan sebesar GBP 900 (setara Rp 14,5 juta). Namun, hubungan itu usai ketika teman Joanna berkelahi dengan teman mantan kekasih Jutting. ”Saya patah hati,” katanya.



Joanna mengaku, meski mendapatkan kiriman uang, dia bersama Jutting tidak karena uangnya. ”Kami memahami satu sama lain,” ulasnya. Mereka berdua putus karena Jutting tidak tahan dengan banyaknya pesan kasar dari teman mantan kekasihnya. ”Dia merasa, kalau kita putus, dia tidak lagi menerima pesan-pesan yang menggangu itu.”



Dikisahkan Lin, gadis bar lain, saat Jutting datang, dia akan meminta bar tutup dan membayar semua tagihan. Yang berada di dalam bar adalah gadis-gadis yang dipilih olehnya. ”Dia berlagak seperti sultan dan membagi-bagi uang kepada kami. Dia lelaki yang manis,” kata Lin. (Daily Mail/tia)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore