Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Desember 2018 | 18.31 WIB

Lewat Balon, Anak Perempuan Meksiko Menyampaikan Harapan Natalnya

Randy Heiss, 60 tahun, sedang berjalan-jalan dengan anjingnya di Patagonia, Arizona. Sekitar 20 mil timur laut dari perbatasan pada 16 Desember ketika ia menemukan balon merah kempes itu - Image

Randy Heiss, 60 tahun, sedang berjalan-jalan dengan anjingnya di Patagonia, Arizona. Sekitar 20 mil timur laut dari perbatasan pada 16 Desember ketika ia menemukan balon merah kempes itu

JawaPos.com - Sebuah balon diluncurkan oleh seorang anak perempuan Meksiko dengan tulisan daftar hadiah yang diinginkan kepada Sinterklas terpasang di dinding perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko. Balon itu ditemukan oleh seorang lelaki Arizona yang mengabulkan harapan Natal seorang anak perempuan Meksiko.


Randy Heiss, 60 tahun, sedang berjalan-jalan dengan anjingnya di Patagonia, Arizona. Sekitar 20 mil timur laut dari perbatasan pada 16 Desember ketika ia menemukan balon merah kempes milik Dayami, anak perempuan Meksiko, 8 tahun.


Di bagian luar catatan itu ada nama Dayami. Anak perempuan itu menuliskan 10 pilihan teratas harapan Natal dalam bahasa Spanyol. Permintaan paling atas adalah Enchantimals, tokoh manusia-hewan animasi, lalu sebuah rumah untuk boneka,  diikuti dengan lukisan.


Heiss menduga balon itu melayang dari kota perbatasan Meksiko, Nogales, Sonora. Dia mengunggah daftar permintaan itu ke media sosial dan menghubungi stasiun radio Nogales XENY yang populer melalui Facebook.


Reporter XENY Cesar Barron mulai menyiarkan cerita Heiss. Dalam satu jam keluarga Dayami menghubungi Heiss. Lalu XENY menyarankan Heiss dan istrinya bertemu Dayami.


Pasangan itu membeli sebagian besar hadiah pada daftar harapan Natal Dayami. Ditambah hadiah untuk adik perempuannya yang berusia 4 tahun, Ximena.


Ketika mereka bertemu Dayami dan Ximena di stasiun radio, Heiss dan istrinya mengatakan, mereka adalah asisten Sinterklas dan menyerahkan hadiah-hadiah itu.


Putra satu-satunya Heiss meninggal sembilan tahun lalu. Berbagi Natal dengan anak-anak adalah sesuatu yang dia dan istrinya sudah lama tak dilakukan.


"Ada tembok setinggi 20 kaki di sepanjang perbatasan, kami memiliki kawat berduri yang terbentang di atasnya. Namun ini tidak ada akan menghentikan iman seorang anak dan harapan Natalnya," Heiss mengatakan kepada stasiun TV.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore