
Pedagang bendera menyusun benderanya di Sagulung, senin (3/8). Pedagang bendera dadakan musiman seperti ini banyak ditemukan di tepi jalan menyambut HUT RI ke-75. F Dalil Harahap/Batam Pos
JawaPos.com - Memasuki bulan Agustus, masyarakat Indonesia mulai disibukkan dengan berbagai kegiatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Di antaranya mulai memasang bendera merah putih.
Bendera Indonesia diidentifikasi sebagai bendera negara berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua per tiga) dari panjang. Bagian atas berwarna merah dan bawah putih. Kedua bagian itu berukuran sama.
Bendera ini disebut merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme dari rakyat Indonesia.
Berikut beberapa fakta tentang Sang Merah Putih dilansir dari website resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan :
Sejak zaman kerajaan berada di bumi Nusantara, bendera perang berwarna merah dan putih sudah digunakan oleh banyak kerajaan seperti Majapahit, Singasari, dan kerajaan Islam.
Penggunaan bendera berwarna merah dan putih diteruskan oleh para pejuang daerah hingga para cendekiawan dan nasionalis pada 1928. Kemudian hingga proklamasi Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Sang saka merah putih yang dikibarkan pada saat peringatan detik-detik proklamasi adalah replika.
Bendera Merah Putih yang pertama kali dikibarkan adalah bendera yang dijahit oleh Ibu Negara Fatmawati pada proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih tersebut terus dikibarkan pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka hingga 1968. Kemudian diganti dengan bendera replika dari bahan sutera.
Bendera replika itulah yang terus dikibarkan hingga kini. sementara Bendera Pusaka yang asli disimpan di Monumen Nasional karena sudah pudar dan rapuh.
Bendera Merah-Putih pernah dibawa dengan keadaan terbagi dua
Bendera Pusaka Sang Saka Merah-Putih diketahui pernah sengaja dibuka jahitannya dan dijadikan dua bagian terpisah untuk menghindari penyitaan dari militer Belanda pada agresi militer Belanda 1 tahun 1947.
Bendera Pusaka yang saat itu dibawa oleh Husein Mutahar atas perintah Presiden Soekarno. Jahitannya dibuka dan dipisahkan bagian warna merah dan putih. Kemudian dibawa dalam dua tas yang berbeda. Dengan taktik tersebut, bendera Pusaka bisa berkibar dan kembali dengan selamat ke ibu kota Indonesia.
Bendera Merah Putih Punya "Kembaran"
Ternyata ada beberapa negara di dunia yang diketahui memiliki komposisi warna bendera yang sama persis dengan Indonesia. Negara mana sajakah itu?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
