Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Agustus 2023 | 17.01 WIB

ASEAN-BAC Sebut Tiongkok Sumber Investasi Terbesar ASEAN

Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid (kiri) memimpin rombongan kunjungi Tiongkok. - Image

Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid (kiri) memimpin rombongan kunjungi Tiongkok.

JawaPos.com—Tiongkok dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan arus masuk investasi ke negara-negara di kawasan ASEAN. Hal tersebut diungkapkan Ketua ASEAN-Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid.

Sebagai raksasa ekonomi dunia, Tiongkok tercatat sebagai salah satu sumber terbesar investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) di ASEAN. Pada 2021, nilai investasi asing langsung Tiongkok yang tersebar di negara-negara ASEAN tercatat US$13,8 miliar. Negara-negara anggota ASEAN terdiri atas Brunei Darussalam, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

”Ini capaian yang luar biasa yang patut diapresiasi. Selama beberapa dekade, Tiongkok telah membuktikan sebagai mitra terdepan ASEAN. Saya berharap ASEAN - Tiongkok akan terus mempertahankan kemitraan erat ini,” kata Arsjad.

Delegasi ASEAN-BAC berada di Beijing dan Shanghai, pada 25–27 Juli dalam rangkaian roadshow kepemimpinan Indonesia pada ASEAN-BAC 2023. Seluruh delegasi menggelar pertemuan dengan para pengusaha tergabung dalam China Chamber of Commerce for Machinery and Electronic Products (CCCME), China Chamber of Commerce for Medicines and Health Products (CCCMHPIE), Center of China & Globalization, China Council for Promotion of International Trade (CCPIT), dan China Chamber of International Commerce (CCOIC).

”Pertemuan berlangsung penuh persahabatan. Ada sejumlah komitmen yang telah kami sepakati, salah satunya adalah dengan melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan pihak CCPIT dan CCOIC terkait pembaruan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam berbagai sektor bisnis yang berada dalam naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia,” kata Arsjad.

Delegasi ASEAN-BAC juga melakukan pertemuan dengan Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC), FinVolution Group, dan Hycan. Ketiga perusahaan itu ditemui saat di Shanghai dan para delegasi membahas mengenai peluang investasi perusahaan tersebut di ASEAN dan Indonesia. Saat bertemu dengan pihak COMAC, delegasi ASEAN-BAC membahas peluang kerja sama lanjutan terkait adanya kerja sama untuk industri pesawat terbang Indonesia dan ASEAN. Maskapai Indonesia bernama TransNusa telah menggunakan pesawat buatan COMAC untuk rute Jakarta - Bali per April 2023.

Selain itu, delegasi juga bertemu dengan pihak FinVolution Group membahas kerja sama dalam hal digital finansial dan dengan pihak Hycan, salah satu perusahaan kendaraan listrik terkemuka di Tiongkok. Delegasi ASEAN-BAC membahas peluang pemasaran Hycan di ASEAN.

Secara khusus delegasi ASEAN-BAC mengajak pejabat pemerintah dan para pelaku usaha Tiongkok menghadiri Business Investment Summit 2023 dan ASEAN Business Awards 2023 di Jakarta, pada 3-4 September.

Indonesia, lanjut Arsjad Rasjid, menjadi salah satu contoh konkret kerja sama Tiongkok di kawasan ASEAN. Pada dekade terakhir Tiongkok telah menjadi sumber utama inovasi ilmu hayati. Tiongkok unggul dalam mengembangkan produk baru dan versi hemat biaya dari produk-produk kompleks.

”Tiongkok berada di garis depan inovasi bioteknologi, genomik dan bioengineering yang akan mendorong pengelolaan kesehatan di masa depan. Inovasi Tiongkok menghadirkan harapan bagi negara-negara berkembang,” tambah Wakil Ketua ASEAN-BAC Bernardino Vega. 

Setelah melakukan roadshow ASEAN-BAC di Beijing dan Shanghai, Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid juga melakukan kunjungan secara terpisah di Chengdu, Tiongkok, pada 27 - 29 Juli. Di Chengdu, Arsjad mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bisnis dengan Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan beberapa pengusaha Tiongkok.

Pertemuan tersebut difokuskan mengundang investor Tiongkok untuk berinvestasi di Indonesia. Terutama dalam percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

ASEAN-BAC juga menjalin kemitraan erat dengan sejumlah perusahaan di Indonesia. Di antaranya PT Astra International Tbk., Indika Energy, Sinar Mas, Bakrie Group, East Ventures, Indofood, Mayora Group, and MRT Jakarta, mendukung proses transisi energi ramah lingkungan di Indonesia.

Vice President dan Group CEO Indika Energy Azis Armand mengungkapkan, penggunaan kendaraan listrik dan pengembangan ekosistemnya merupakan salah satu kunci untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.

”Kami percaya kendaraan listrik dan ekosistemnya akan membantu mengurangi jejak karbon, serta mendukung pembangunan ekonomi hijau,” kata Azis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore