Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 20.49 WIB

Pemerintahan Presiden Mohamed Bazoum Dikudeta Militer Niger, Berikut Kronologinya

Ilustrasi militer Niger. Kondisi pemerintahan Niger tak menentu setelah kekuasaannya direbut secara paksa oleh kelompok militer yang merupakan Paspampres. - Image

Ilustrasi militer Niger. Kondisi pemerintahan Niger tak menentu setelah kekuasaannya direbut secara paksa oleh kelompok militer yang merupakan Paspampres.

JawaPos.com - Kondisi pemerintahan Niger tak menentu setelah kekuasaannya direbut secara paksa oleh kelompok militer yang merupakan Paspampres. Mereka menahan Presiden Mohamed Bazoum dalam upaya kudeta pada Rabu (26/7).

Dikutip dari AFP, upaya kudeta ini bermula dari Rabu siang, ketika pasukan elite Paspamres memblokir akses dari kantor Presiden Bazoum. Akses tersebut berada di kompleks kepresidenan di Ibu Kota Niamey. Meski tidak ada pengerahan militer dan tembakan, pemerintahan pusat Niger begitu mencekam pada Rabu siang (26/7).

"Anggota Paspamres yang berkhianat menutup semua akses kediaman dan kantor presiden, mereka gagal membuat diskusi dengan pihak pemberontakan. Dan pihak pengudeta menolak untuk membebaskan presiden," ujar kutipan dari AFP.

Pada Kamis (27/7), militer Niger mengklaim telah menggulingkan pemerintahan Presiden Bazoum. "Kami, pasukan pertahanan dan keamanan negara telah memutuskan untuk membelot rezim Presiden Bazoum," kata seorang tentara Niger bernama Amadou Abdramane dalam pidatonya.

Paspampres juga menyatakan saat ini semua institusi di Niger akan ditangguhkan sementara semua perbatasan ditutup untuk memperlancar kudeta yang dilakukan oleh militer Niger. Pihak pengkudeta mendesak mitra eksternal untuk tidak ikut campur dalam hal ini. Mereka mengumumkan bahwa jam malam akan diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Semua ini akibat dari permintaan kami yang tidak dilakukan oleh Presiden Bazoum, situasi keamanan yang terus berlanjut, serta tata kelola ekonomi dan sosial yang semakin buruk semenjak pemerintahan Presiden Bazoum," tambah Abdramane, dikutip dari Associated Press pada Kamis (27/7).

Niger merupakan negara di kawasan Afrika Barat yang terisolasi akan daratan dan salah satu negara yang paling tidak stabil dalam hal ekonomi dunia. Dari adanya kudeta yang dilakukan sejak Rabu (26/7) kemarin, total sudah empat kali negara Niger terkena kudeta sejak merdeka dari Prancis pada 1960. Kudeta terakhir tercatat pada Februari 2010 saat menggulingkan pemerintahan Presiden Mamadou Tandja.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore