
Warga Yaman memprotes pembakaran Alquran di Denmark. (Reuters/Khaled Abdullah)
JawaPos.com – Aktivis kelompok anti-Islam melakukan pembakaran Alquran di depan Kedutaan Besar Mesir dan Turki di Ibu Kota Denmark, Copenhagen pada Selasa (25/7). Peristiwa pembakaran kitab suci umat Islam ini juga terjadi di negara Swedia.
Dilansir dari Reuters pada Rabu (26/7), Pemerintah Swedia dan Denmark sangat menyesali tindakan pembakaran Alquran ini. Namun, mereka tidak dapat berbuat banyak, sebab undang-undang mereka melindungi kebebasan untuk berbicara di depan umum.
Demonstrasi di Copenhagen ini merupakan aktivitas yang dilakukan oleh kelompok "Patriot Denmark" yang sebelumnya juga melakukan hal serupa di depan Kedutaan Irak.
Kementerian Luar Negeri Turki pun melayangkan protes keras terhadap Pemerintah Denmark atas peristiwa itu. Mereka meminta agar Denmark mengambil tindakan supaya kebencian terhadap umat Islam di negara itu dapat segera dicegah dan dihentikan.
Akibat pembakaran Alquran di Swedia dan terbaru di Denmark, hubungan kedua negara itu menjadi renggang dengan negara-negara mayoritas Islam. Pemerintah Denmark telah mengutuk keras pembakaran itu, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa karena minimnya regulasi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark, Lars Lokke, telah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menlu Irak untuk memastikan hubungan kedua negara berjalin harmonis pascapembakaran Alquran.
"DK (Denmark) berulang kali mengutuk tindakan memalukan yang dilakukan oleh beberapa individu. (Kami) menekankan bahwa semua protes harus tetap damai," tulisnya di media sosial X yang sebelumnya bernama Twitter.
Sebagai informasi, demonstrasi anti-Islam telah sering terjadi di negara-negara Eropa. Sebagian dari aktivitas itu justru berujung pada pembakaran Alquran. Tidak adanya undang-undang tentang penistaan agama membuat pendemo ekstrim merajalela melakukan aksinya untuk memprovokasi umat Islam.
Sementara di Yaman, ribuan orang melakukan aksi solidaritas atas kejadian pembakaran Alquran di Denmark dan Swedia. Mereka mengutuk keras prilaku tak terpuji tersebut.
Hal serupa juga dilakukan negara dengan mayoritas warganya beragama muslim. Mereka tentunya tak terima dengan aksi tercela itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
