
SIAGA: Sebuah pesawat bersiap mendarat di Bandara John F Kennedy, New York, Amerika Serikat.
JawaPos.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menerapkan kebijakan baru. Yakni, semua peralatan elektronik, kecuali telepon genggam dan alat medis, tidak boleh masuk kabin pesawat. Termasuk laptop, iPad, tablet, dan kamera. Benda-benda tersebut boleh dibawa jika dimasukkan ke bagasi. Larangan itu hanya berlaku bagi penumpang, tidak untuk kru pesawat dan petugas penerbangan.
Aturan yang dikeluarkan Badan Keamanan Transportasi AS tersebut hanya berlaku untuk sembilan maskapai yang melakukan penerbangan langsung ke Paman Sam dan berangkat dari sepuluh bandara tertentu yang mayoritas berada di Timur Tengah. Kebijakan serupa tidak berlaku untuk penerbangan dari AS ke sepuluh bandara tersebut. Alasan utamanya adalah waspada terhadap ancaman terorisme.
”Informasi dari intelijen mengindikasikan bahwa kelompok teroris masih menjadikan penerbangan komersial sebagai target dengan cara menyelundupkan bahan peledak di berbagai barang,” ujar salah seorang pejabat AS. Tidak ada maskapai AS yang masuk daftar.
Sebab, memang tidak ada maskapai AS yang terbang langsung dari sepuluh bandara tersebut. Namun, kebijakan itu akan berdampak pada warga AS yang terbang dari bandara-bandara itu.
Tidak ada satu pejabat pun yang mau mengklarifikasi secara detail terkait informasi intelijen yang membuat Badan Keamanan Transportasi mengeluarkan kebijakan tersebut.
Salah seorang staf Department of Homeland Security (DHS) hanya mengungkapkan, AS sudah lama mempertimbangkan untuk menerapkan kebijakan itu. Nah, saat ini kehawatiran kian meningkat setelah banyaknya serangan di bandara.
Misalnya, ledakan bom di dalam pesawat milik maskapai Daallo Airlines pada Februari tahun lalu. Bom tersebut disembunyikan di dalam laptop. Ledakan membuat lambung pesawat yang terbang dari Mogadishu, Somalia, itu berlubang dan menewaskan pelaku. Untung, pesawat berhasil mendarat dengan selamat.
Salah seorang pejabat lainnya mengungkapkan, larangan kali ini tidak ada hubungannya dengan perintah eksekutif Donald Trump Muslim Ban 2 yang berimbas pada enam negara mayoritas muslim. Meski seluruh bandara yang terkena dampak berada di negara mayoritas muslim. Kebijakan itu diduga berkaitan dengan ancaman terorisme dari kelompok Al Qaeda di Semenanjung Arab alias AQAP.
”Pemerintah tidak menyasar negara tertentu. Kami mengandalkan informasi intelijen untuk menentukan bandara mana saja yang terpengaruh,” ujar juru bicara DHS. Otoritas di AS sudah menginformasikan kebijakan baru itu ke negara-negara dan maskapai yang terdampak. Beberapa di antaranya sudah mulai menginformasikan larangan membawa barang elektronik tersebut kepada penumpang.
Sembilan maskapai yang terdampak itu diberi batas waktu 96 jam untuk memulai proses pemberlakuan aturan baru tersebut. Yakni, terhitung sejak kemarin (21/3) pukul 03:00 waktu AS atau hari ini pukul 14.00. Jika waktu yang diberikan habis dan maskapai yang masuk daftar belum menerapkan aturan itu, mereka akan dilarang masuk ke AS.
Kebijakan tersebut ditengarai bakal membuat sembilan maskapai itu benar-benar sibuk. Sebab, dalam sehari, mereka melakukan penerbangan setidaknya 50 kali ke AS. Sejauh ini, belum ada ketentuan kapan larangan tersebut akan berakhir. DHS hanya mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan evaluasi. Aturan dihentikan jika sudah tidak ada lagi ancaman. (AFP/Reuters/BBC/sha/c21/any/tia)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
