
Wu Yongning
JawaPos.com - Seorang pemanjat gedung pencakar langit paling terkenal di Tiongkok meninggal saat melakukan salah satu aksinya yang paling berbahaya. Ia bahkan merekam sendiri kematiannya tersebut.
Wu Yongning meninggal setelah jatuh dari sebuah bangunan dengan 62 lantai di Kota Changsa, Tiongkok. Video dramatisnya menjadi viral diantara pengguna jaringan sosial media Weibo. Dalam video itu , dia terlihat bertengger di atas bangunan tinggi tanpa menggunakan peralatan keselamatan apapun.
Sebelumnya, para penggemar bertanya-tanya mengapa Yongning tidak mengunggah videonya lagi. Ternyata ia telah meninggal sejak 8 November 2017, kematiannya pertama kali dikabarkan oleh kekasihnya sebulan setelahnya.
Disebutkan dalam sebuah media lokal bahwa pemuda berusia 26 tahun ini berpartisipasi dalam sebuah tantangan untuk memenangkan hadiah sebesar 100.000 Yuan. Keluarganya menyebutkan, ia melakukan itu karena sedang membutuhkan uang.
"Dia membutuhkan uang untuk pernikahan dan untuk perawatan medis bagi ibunya yang sakit", kata Paman Yongning.
Keterangan dari keluarganya ini pun memunculkan keprihatinan dari teman-teman sesama pemanjat gedung. Salah saunya dari Charlie_7U yang mengatakan, "Saya terdiam setelah mengetahui kabar bahwa dia melakukan semua itu untuk membayar perawatan rumah sakit ibunya. Dia adalah salah satu dari orang-orang di dunia ini, yang akan melakukan apapun untuk orang yang dicintai."
Unggahan Yongning di Weibo mengingatkan pemirsa untuk tidak meniru aksinya yang berbahaya. Dia mengikuti pelatihan bela diri dan sebelumnya pernah mengambil bagian dalam beberapa produksi televisi dan film.
Tren memanjat gedung pencakar langit ini menjadi populer di kalangan masyaraka dunia apalagi di kota-kota maju. Meskipun keamanan masih menjadi masalah, banyak pemanjat yang bersikeras mengatakan bahwa pengalaman akan mengalahkan alat pengaman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
