
DUKA: Ted dan Ann Montgomery, pegawai Gereja First Baptist, disapa Gubernur Texas Greg Abbott (kiri) saat doa bersama untuk para korban dan tragedi penembakan di Texas.
JawaPos.com – Penembakan masal di sebuah gereja di Texas, Amerika Serikat, menguncang ketenangan Minggu pagi. Sebanyak 26 orang, termasuk anak-anak, tewas mengenaskan. Pelaku penembakan masal saat misa Minggu pada Minggu (5/11) waktu setempat atau Senin (6/11) WIB sangat tidak terduga.
Beberapa fakta yang diperoleh menyebutkan kalau dia adalah guru Alkitab yang sebelumnya dipecat secara tidak hormat dari Angkatan Udara Amerika Serikat setelah melakukan kekerasan rumah tangga kepada istri dan anaknya.
Pelaku, Devin Patrick Kelley, masuk ke Geraja First Baptist di Sutherland Springs, Texas, dengan mengenakan perlengkapan taktis hitam dengan sabuk balistik dan senapan serbu. Dia langsung melakukan penembakkan membabi buta.
Serangan tersebut berhenti ketika Kelley yang berasal dari New Braunfels, di pinggiran kota San Antonio, ditembak oleh seorang pria lokal saat dia meninggalkan gereja tersebut. Kemudian, Kelley yang berusaha kabur naik mobilnya ditembak kembali oleh warga lain. Kelley pun terbunuh.
Komisaris Wilson County Albert Gamez Jr mengatakan kepada CNN bahwa setidaknya 26 orang tewas dalam penembakan tersebut. Namun jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. ”Korban termasuk seorang balita berusia dua tahun, seorang wanita hamil, dan anak pastor gereja yang berusia 14 tahun,” katanya. Pusat Medis Connally Memorial mengatakan bahwa beberapa korban saat ini masih dirawat.
Meski pelaku adalah veteran Angkatan Udara AS dan guru studi Alkitab, tetapi, dalam halaman Facebook-nya, yang sekarang telah dihapus FBI, mengungkapkan bahwa dia memiliki ketertarikan dengan senjata yang dinilai mencemaskan. Baru-baru ini dia mem-posting foto sebuah senapan AR-15 di Facebook dengan judul yang kontroversial.
Kelley menikah dengan Danielle Shields dan mereka memiliki seorang anak. Ibu mertuanya, Michelle Shields, adalah seorang umat paroki di Gereja First Baptist dan akrab dengan warga setempat serta dekat dengan istri pastor gereja yang juga terbunuh.
Dalam sebuah akun LinkedIn. Kelley menyatakan bahwa dia bergabung dengan Angkatan Udara AS setelah lulus di New Braunfels High School pada tahun 2009. Pentagon memastikan bahwa dia adalah seorang awak kapal, tetapi Pentagon tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Namun, dari penelusuran media Amerika, Kelley bekerja di bidang logistik dan pasokan di Angkatan Udara sampai dia ditendang keluar karena menyerang istrinya dan anak mereka. CBS menulis, Kelley diadili oleh pengadilan karena dua tuduhan menyerang istri dan anaknya. Dia mendapatkan hukuman 12 bulan dan dipecat secara tidak hormat dari AU pada 2014.
Mantan teman sekelas Kelley mengatakan kalau pelaku adalah orang yang menyeramkan, gila, dan aneh. Patrick Boyce, yang sekolah di SMA New Braunfels bersama Kelly High School dengan si pembunuh, mengatakan kepada Daily Mail bahwa dia ayah yang cukup normal dan tenang. ”Namun akhir-akhir ini kelihatan tertekan,” katanya.
Kata Boyce, Kelley adalah ateis pertama yang dia kenal. ”Dia dinas di AU setelah SMA tetapi kemudian pulang. Saya tidak sangat terkejut dengan berita ini,” sambungnya.
Nina Rose Nava, teman sekolah Kelley lain mengatakan kalau dia baru saja menghapus pertemanan dengan Kelley beberapa hari sebelum kejadian. ”Saya tidak tahan dengan posting-annya. Dia selalu mengatakan kalau orang yang percaya dengan Tuhan adalah bodoh. Dia juga suka berkotbah mengenai ateisme,” tulis Nava. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
