Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Desember 2016 | 00.00 WIB

Pewaris Pabrikan Otomotif Ternama Ini Mengaku Diculik Waria, Padahal...

TERDESAK: Insert: Lapo Elkann. Di kompleks flat ini, Elkann ditangkap polisi. - Image

TERDESAK: Insert: Lapo Elkann. Di kompleks flat ini, Elkann ditangkap polisi.

JawaPos.com – Ada kalimat menyebutkan, saat gelap mata, apa pun bisa dilakukan. Mungkin ini yang ada dalam pikiran Lapo Elkann. Elkann adalah salah satu penerima warisan pendiri pabrikan otomotif ternama dunia, Fiat.



Dengan label itu, Elkann sudah menjadi orang kaya. Namun sepertinya, uangnya kurang. Pasalnya, dia kemudian berpura-pura diculik dan meminta tebusan kepada keluarganya. Dia menyebutkan kalau menjadi korban penculikan waria dan si waria meminta uang agar Elkann tidak dibunuh.



Dilansir Associated Press, Elkann menelepon dari New York dan meminta keluarganya menyediakan uang sebesar Rp 136 juta untuk ditukar nyawanya. Namun, usaha Elkann itu gatot alias gagal total. Penyelidik menemukan Elkann dalam keadaan sehat walafiat di Manhattan.



Penyelidik menyakini, Elkann bikin drama penculikan demi mendapatkan uang. Alasannya, Elkann kehabisan uang seiring kebiasaannya minum alkohol dan membeli narkoba. Oalaa... Cucu dari Gianni Agnelli, presiden dan pemilik merek Fiat, itu akan menjalani sidang pada Januari 2017.



Elkann ditangkap setelah sepekan sampai AS. Dalam akun Instagramnya, lelaki Italia itu mengatakan akan berpergian keluar negeri untuk menjalankan proyek baru dan ide baru. ”Perjalanan bisnis ini akan membuat saya bertemu dengan karakter-karakter baru yang menarik,” katanya dalam postingan tersebut.



Tetapi, media melaporkan kalau lelaki 39 tahun itu malah menghabiskan dua hari bersama perempuan sebelum menelepon keluarganya dan meminta uang tebusan. Dia mengklaim disandera di salah satu flat di Manhattan pada pukul 17.00 waktu setempat pada Jumat (25/11). Namun kemudian, polisi menangkapnya pada Minggu pukul 02.00 waktu setempat.



Elkann, yang lahir di New York, memang punya saham Fiat. Tetapi, dia tidak punya jabatan resmi di perusahan tersebut. Alih-alih berprestasi, pada 2005, dia menjadi headline di Italia karena overdosis di Turin, Italia. (*/tia)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore