
Kaisar Jepang Akihito menyampaikan pidato tahun baru terakhirnya pada Rabu (2/1) sebelum turun tahta. Dia mengatakan kepada puluhan ribu simpatisan bahwa dia berdoa untuk perdamaian
JawaPos.com - Kaisar Jepang Akihito menyampaikan pidato tahun baru terakhirnya pada Rabu (2/1) sebelum turun takhta. Dia mengatakan kepada puluhan ribu simpatisan bahwa dia berdoa untuk perdamaian.
Terdapat lebih dari 72 ribu orang berbondong-bondong datang ke istana sejak pagi. Pihak kekaisaran mengatakan, masih banyak orang yang tiba untuk melihat kaisar berusia 85 tahun untuk terakhir kalinya.
"Saya dengan senang hati merayakan tahun baru bersama Anda di bawah langit yang cerah," katanya kepada ribuan orang, banyak yang mengibarkan bendera Jepang dan meneriakkan 'Banzai' atau panjang umur.
"Saya berdoa untuk perdamaian dan kebahagiaan orang-orang di negara kita dan dunia," tambah Akihito yang ditemani oleh Permaisuri Michiko dan anggota keluarga lainnya.
Beberapa orang di kerumunan berteriak, "Terima kasih banyak," ketika Sang Kaisar melambaikan tangannya. Sementara yang lain menyanyikan lagu kebangsaan. Seorang perempuan di barisan depan meneteskan air mata saat dia memandang ke balkon.
Akihito mengejutkan Jepang pada 2016 ketika dia mengisyaratkan keinginannya untuk mundur karena alasan usia dan masalah kesehatannya.
Putra sulungnya, Putra Mahkota Naruhito, diatur untuk naik ke Takhta Krisan sehari setelah pengunduran diri ayahnya, melanjutkan pemerintahan keluarga kekaisaran tertua di dunia.
Status kaisar sensitif di Jepang mengingat sejarah perang abad ke-20 yang dilancarkan atas nama ayah Akihito, Hirohito, yang meninggal pada tahun 1989.
Akihito telah menggunakan pidatonya dan melakukan perjalanan untuk mengekspresikan pandangan pasifisnya yang kuat, yang sangat bertentangan dengan ekspansionisme agresif yang dilakukan Jepang di bawah pemerintahan ayahnya.
Akihito juga bekerja untuk membawa keluarga kerajaan lebih dekat kepada orang-orang dan sering mengunjungi masyarakat yang kurang beruntung dan keluarga yang dilanda bencana alam.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
