Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2018 | 01.23 WIB

Tiongkok Larang Anak Sekolah Hadiri Acara Keagamaan

Tiongkok Komunis - Image

Tiongkok Komunis

JawaPos.com - Otoritas Pendidikan di Tiongkok melarang anak-anak sekolah untuk menghadiri acara keagamaan selama liburan musim dingin. Pihak berwenang Tiongkok menerapkan itu demi meningkatkan kontrol terhadap pendidikan agama.


Murid-murid di Kabupaten Linxia, Provinsi Gansu, tempat bagi banyak anggota etnis minoritas Muslim Hui dilarang memasuki gedung-gedung keagamaan Islam selama liburan. Mereka juga tidak boleh membaca Alquran di kelas atau di gedung-gedung keagamaan. Ini cara Tiongkok melestarikan tradisi komunis.


Pemerintah setempat mengatakan, semua guru dan murid harus memperhatikan peringatan tersebut. Kebijakan Tiongkok yang melarang anak-anak menghadiri acara keagamaan dimaksudkan untuk memperkuat ideologi politik dan propaganda komunis.


Sampai saat ini belum ada kepastian akan pemberitahuan tersebut. Sebab seorang pria dari biro pendidikan menutup telepon saat dikonfirmasi dan satu lagi staf wanita menolak memberikan komentar.


Ilmuwan Marxis di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Xi Wuyi mendukung langkah pemerintah tersebut. "Tindakan itu untuk menjaga agar agama dan pendidikan tetap terpisah, dan harus berpegang teguh pada hukum pendidikan," katanya seperti dilansir SCMP, Rabu, (17/1).


Peraturan baru ini dikeluarkan pada bulan Oktober, dan akan mulai berlaku bulan depan. Ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pendidikan agama dan memberikan peraturan aktivitas keagamaan.


Hukum Tiongkok secara resmi memberikan kebebasan beragama untuk semua orang. Namun peraturan tentang pendidikan dan perlindungan anak di bawah umur juga mengatakan, agama tidak dapat digunakan untuk menghalangi pendidikan atau untuk memaksa anak untuk percaya.


Ketakutan akan pengaruh Muslim telah berkembang di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian dipicu oleh kekerasan di Xinjiang. Warga Hui juga mendapat sorotan ari beberapa intelektual yang takut dengan pengaruh Islam dalam masyarakat.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore