
Tiongkok Komunis
JawaPos.com - Otoritas Pendidikan di Tiongkok melarang anak-anak sekolah untuk menghadiri acara keagamaan selama liburan musim dingin. Pihak berwenang Tiongkok menerapkan itu demi meningkatkan kontrol terhadap pendidikan agama.
Murid-murid di Kabupaten Linxia, Provinsi Gansu, tempat bagi banyak anggota etnis minoritas Muslim Hui dilarang memasuki gedung-gedung keagamaan Islam selama liburan. Mereka juga tidak boleh membaca Alquran di kelas atau di gedung-gedung keagamaan. Ini cara Tiongkok melestarikan tradisi komunis.
Pemerintah setempat mengatakan, semua guru dan murid harus memperhatikan peringatan tersebut. Kebijakan Tiongkok yang melarang anak-anak menghadiri acara keagamaan dimaksudkan untuk memperkuat ideologi politik dan propaganda komunis.
Sampai saat ini belum ada kepastian akan pemberitahuan tersebut. Sebab seorang pria dari biro pendidikan menutup telepon saat dikonfirmasi dan satu lagi staf wanita menolak memberikan komentar.
Ilmuwan Marxis di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Xi Wuyi mendukung langkah pemerintah tersebut. "Tindakan itu untuk menjaga agar agama dan pendidikan tetap terpisah, dan harus berpegang teguh pada hukum pendidikan," katanya seperti dilansir SCMP, Rabu, (17/1).
Peraturan baru ini dikeluarkan pada bulan Oktober, dan akan mulai berlaku bulan depan. Ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pendidikan agama dan memberikan peraturan aktivitas keagamaan.
Hukum Tiongkok secara resmi memberikan kebebasan beragama untuk semua orang. Namun peraturan tentang pendidikan dan perlindungan anak di bawah umur juga mengatakan, agama tidak dapat digunakan untuk menghalangi pendidikan atau untuk memaksa anak untuk percaya.
Ketakutan akan pengaruh Muslim telah berkembang di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian dipicu oleh kekerasan di Xinjiang. Warga Hui juga mendapat sorotan ari beberapa intelektual yang takut dengan pengaruh Islam dalam masyarakat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
